Home / Daerah / Nasional / Regional

Kamis, 8 Mei 2025 - 14:54 WIB

Viral! Oknum Polisi Tampar dan Tendang Pengendara di Lelilef-Gemaf, Netizen Bereaksi Keras.

Kamis, 8 Mei 2025. 15:48 WIT.

HAL-TENG PERS | TIPIKOR.ID — Jagat media sosial Halmahera Tengah dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan kekerasan oleh oknum anggota polisi lalu lintas terhadap seorang pengendara sepeda motor. Video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Facebook bernama Andi Cab di grup jual beli Lelilef–Gemaf.

Dalam rekaman berdurasi singkat itu, tampak seorang polisi berseragam satuan lalu lintas mencabut paksa kunci motor seorang warga. Tak lama kemudian, muncul anggota polisi lainnya yang secara tiba-tiba menendang pengendara tersebut, lalu menampar bagian kepalanya di hadapan masyarakat.

Aksi itu sontak memicu gelombang kecaman dari warganet. Akun Aslan Samsul menulis, “Lapor pa dia, lapor-lapor, ayo kasih viral. Jangan mentang-mentang polisi baru, bikin orang kayak begitu.”Akun Mirna Laralatu juga berkomentar, “Polisi model apa kong bagitu. Bt sudara konk polisi tendang dia bagitu, bt tuntut polisi itu.”Sementara akun Andi Hadi menekankan, “Polisi itu pengayom masyarakat, bukan seenaknya main tampar. Sekalipun pria itu salah, polisi harus sabar.

”Reaksi juga datang dari Canox Tdre yang menandai Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji, dalam komentarnya: “Tolong diperjelas ini anggota kepolisian dari mana. Nanti warga bapak dan para pendatang jadi merasa tidak nyaman dan terancam. Ini tindak pidana, ni.

”Menanggapi video viral tersebut, Kapolres Halmahera Tengah saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh Pers Tipikor.id menyatakan, “Yaa, seharusnya tidak seperti itu, tetap humanis.

”Saat ditanya langkah konkret yang akan diambil atas tindakan oknum dalam video, Kapolres menjawab singkat, “Saya tindak.

”Video ini menjadi sorotan publik dan memunculkan tuntutan agar aparat penegak hukum bertindak profesional serta menjunjung tinggi etika dalam menjalankan tugas. (Editor: Rosa).

READ  Skandal Proyek Jembatan Patani: Warga Bongkar Keterlibatan Dua Oknum ASN di Hadapan DPRD.

Share :

Baca Juga

Daerah

Kejelasan Koordinat 19 Unit RLH Kota Weda, DPRD Tidak Boleh Diam.

Daerah

Inovasi Baru Bidang Perkebunan Kabupaten Halmahera Tengah, “Sosialisasi Strategi Pengembangan Diversifikasi Produk Olahan Pala Varietas Patani”.

Daerah

Oknum Pembuat Video Syur Dilaporkan Warga ke Polres Halmahera Tengah.

Daerah

Layanan Kapal Dihentikan, Warga Gebe dan Patani Desak Dishub Halmahera Tengah Segera Bertindak.

Daerah

Terungkap!!!! Adanya Video Polisi Dimaki-maki.

Daerah

Proyek Rp941 Juta Masjid Nurul Yaqin Maliforo Mangkrak Sejak 2024, Warga Minta APH Usut.

Daerah

Proyek Dermaga Messa, Untuk Tahap Penyidikan Tinggal Menunggu Waktu.

Daerah

Tiga Orang Pegawai Dinas Perhubungan Bakal di Periksa.

You cannot copy content of this page