Home / Daerah / Nasional / Regional

Senin, 19 Mei 2025 - 13:33 WIB

Layanan Kapal Dihentikan, Warga Gebe dan Patani Desak Dishub Halmahera Tengah Segera Bertindak.

Senin, 19 Mei 2025 | 14:27 WIT.

HAL-TENG PERS | TIPIKOR.ID – Masyarakat di wilayah Patani dan Pulau Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah, kini menghadapi situasi darurat menyusul penghentian sementara layanan kapal penyeberangan KMP Arar yang melayani rute Sorong–Gag–Gebe–Patani–Weda. Pengumuman penghentian tersebut disampaikan oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Sorong, dan langsung memicu kekhawatiran di tengah masyarakat.

KMP Arar merupakan satu-satunya moda transportasi laut reguler yang menghubungkan Gebe dan Patani dengan pusat pemerintahan di Weda. Penghentian operasional kapal ini berdampak besar terhadap mobilitas warga, distribusi kebutuhan pokok, serta akses layanan sosial dan aktivitas ekonomi lainnya.

Dalam konteks Halmahera Tengah yang tengah diarahkan menjadi kawasan industri nasional, konektivitas antarwilayah menjadi kebutuhan krusial. Ketergantungan pada satu jalur transportasi tanpa adanya alternatif yang memadai menunjukkan rentannya sistem logistik di wilayah kepulauan seperti Gebe dan Patani.

Merespons situasi ini, Aldi, salah satu warga, mendesak Dinas Perhubungan Kabupaten Halmahera Tengah agar segera mengambil langkah konkret, baik untuk solusi jangka pendek maupun jangka panjang. Ia juga mendorong pemerintah daerah agar aktif berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk memulihkan akses transportasi laut dalam waktu dekat.

“Kalau tidak segera ditangani, ini bisa memperlebar kesenjangan antarwilayah, menurunkan daya saing daerah, dan menghambat roda ekonomi masyarakat yang sangat bergantung pada jalur laut,” ujar Aldi.

Sementara itu, Pak Oby, salah satu kompredor KMP Arar, saat dikonfirmasi via WhatsApp pada pukul 22:01 WIT menyampaikan bahwa kapal saat ini berada di bawah pengawasan Pak Jo, supervisi kapal.

“Saya pastikan besok ya, karena KMP Arar sudah dipegang Pak Jo. Tadi memang kapal kembali karena trouble engine. Ini sudah malam, jadi besok pagi saya kabari,” ujarnya.

READ  RAPBDes Desa Elfanun 2022–2024 Disorot Warga, Kejanggalan Anggaran Menguat.

“Memang saya juga sudah dapat pengumuman ini,” tambahnya singkat.

Pers Tipikor.id sempat meminta kontak Pak Jo untuk konfirmasi lebih lanjut, namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi yang diperoleh.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Halmahera Tengah, Edi Muhammad, mengaku belum mendapatkan informasi resmi dari pihak ASDP terkait penghentian layanan kapal di wilayah tersebut.

“Sampai saat ini belum ada informasi dari pihak ASDP,” ujarnya singkat.(Editor: Rosa)

Share :

Baca Juga

Daerah

Organda Halmahera Tengah Gelar Agenda Tahunan Berbagi Bingkisan Lebaran.

Daerah

Jelang Penilaian Adipura, Jalan di KM 3 Justru di Kotori Truk Material Proyek.

Daerah

Pj Bupati Bahri Sudirman, “Besok Melantik Fitra U Ali Sebagai Pj Sekda Kabupaten Halmahera Tengah”.

Daerah

Kadis Nakertrans, Kapolsek Weda, dan Kasat Pol PP Kawal Aksi Damai Buruh PT IWIP.

Daerah

Direktur LSM Wahana Muda Lingkungan Hidup (Wamlih), Soroti Tumpukan Sampah.

Daerah

Kejangalan Proyek Pembangunan Lapangan Bola Kaki Desa Sagea Tahun 2021 Dipertanyakan.

Daerah

Video Oknum Guru di Desa Tepeleo Foto Bersama Paslon 03 Serta Acungkan Salam Tiga Jari.

Daerah

“Laut Bukan Sekadar Isu: Ini Soal Hidup Seluruh Masyarakat Halmahera Tengah”.

You cannot copy content of this page