Ahad, 31 Maret 2023. 04:39 WIT.
HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID. Diduga, citra polisi kembali tercoreng dengan rekaman video yang berhasil dikantonggi Pers Tipikor.id.

Berdasarkan penulusuran Pers Tipikor.id, sebelumnya telah terjadi saling klaim atas sebidang tanah dengan ukuran 15x 30 yang berada di Desa Fidijaya, depan apotik kimia farma.
Dan di hari kamis tanggal 28, terjadi keributan antara dua belah pihak. Dari kejadian tersebut, beredar video dengan durasi 6 menit 02 detik, dari video tersebut terdapat pertanyaan, bagaimana komitmen polisi yang pasang Police Line, mereka yang pasang akan tetapi mereka sendiri yang membuka.
Parahnya lagi, dari video tersebut, ada yang menyebutkan polisi biadab, selain itu ada juga terlontar kata anjing.
Selain itu, ada juga yang mengatakan, coba saya mau lihat Polisi satu datang kesini. Bahkan terlontar ungkapan, bahwa oknum berinsial SS membayar mereka berapa. Sambil mengatakan silahkan kalian vidoe dan rekam, saya tanggung jawab.
Selain itu ada juga yang setengah berteriak dengan menyebutkan Polisi atau Polres putar bale
Terpisah Kapolres Halmahera Tengah Faidil Zikri SIK, ketika dikonfirmasi lewat pesan WhatsAppnya mengatakan, “Para pihak sudah dipanggil ke Polres untuk dilakukan mediasi.
Yang tersangkut pidana akan kami proses pidana dan yang berhubungan dengan perdata silakan ditindak lanjut ke pengadilan, tegas Kapolres.
Sambung Kapolres, “saya sudah perintahkan Kasat Reskrim untuk tindak lanjut sesuai mekanisme, ungkapnya. (Rosa).



