Home / Daerah / Nasional / Regional

Selasa, 20 Agustus 2024 - 15:20 WIB

Proyek Drainase  Milik Dinas PUPR Ambruk, Diduga Proyek Sulap Menyulap Alias Asal Jadi

Selasa, 20 Agustus 2024.15:54 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.
Pengerjaan pembangunan proyek drainase Desa Ake Ici Kecamatan Weda Kabupaten Halmahera Tengah tahun Angaran 2024 bersumber dari APBD disinyalir sulap menyulap alias asal jadi.

Dimana proyek drainase yang dikerjakan oleh CV Haltim Raya yang dianggarkan sebesar Rp.495.000.000,00,-
(Empat ratus sembilan puluh lima juta rupiah) diketahui ambruknya sepanjang kurang lebih 30 Meter.

Oplus_0

Seraya itu timbul kecurigaan masyarakat sekitar menyebutkan, bahwa proyek tahun 2024 tersebut disinyalir untuk memperkaya diri dengan menghemat pengerjaanya dan menghemat material.
Buktinya baru kisaran 20 hari saja sudah ambruk.

Kalau proyek ambruk seperti ini, maka patut diduga adanya permainan gelap yang bisa saja adanya ketidakberesan pekerjaan, sehingga menyebabkan terjadinya ambruk seperti itu, ujar Ade salah satu warga setempat.

Bahkan kalau di teliti secara baik, dinding bagian kanan jalan hanya ditempelkan pada drainase awal. Selain itu nampak pada bagian dasar drainase tersebut disinyalir tidak ada pengikat (Batu Dasar) antara dinding bagian kiri dan bagian kanan, makanya gampang ambruk, tutupnya. (Rosa).

READ  Kampanye Mustika Berpusat di Markas Komando Panglima Timur Desa Dotte.

Share :

Baca Juga

Daerah

Proyek Pembangunan Gedung Islamic Center Miliaran Rupiah Terbengkali.

Daerah

Koramil Kecamatan Patani Kabupaten Halmahera Tengah Giat Jumat Bersih.

Daerah

“Semarak Kampung Ramadhan: Petugas Satlantas Sigap Mengatur Arus Lalu Lintas”.

Daerah

Heboh! Oknum ASN Halteng Hentikan Mobil Ikan, Klaim Mengandung Merkuri dan Arsenik.

Daerah

Bakal Calon Legislatif Partai Amanat Nasional; Reskrim Polres Halteng Seakan Tak Serius Penanganan Besi Tua.

Daerah

“Pemindahan Limbah B3 Oli dari KM Cantika 10 C ke Truk Fuso Disorot, Pengawasan Pelabuhan Dipertanyakan”.

Daerah

Surat Penghentian Terbit Sejak 6 Juni, Proyek PT GHL dan PT NKE Masih Beroperasi di Hutan Cikamunding.

Daerah

Proyek Kanal Kota Weda Disnyalir Gunakan Material Ilegal.

You cannot copy content of this page