Home / Daerah / Nasional / Regional

Sabtu, 1 Maret 2025 - 22:39 WIB

“Semarak Kampung Ramadhan: Petugas Satlantas Sigap Mengatur Arus Lalu Lintas”.

Sabtu, 01 Maret 2025.23:34 WIT.
HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.
Suasana Kampung Ramadhan yang berlokasi di samping mesjid Agung Darussalam kota Weda semakin ramai dengan antusiasme warga yang memadati lokasi untuk berburu takjil, Sabtu 1 Maret 2025.

Pantauan Pers Tipikor, seiring dengan meningkatnya volume kendaraan dan pejalan kaki, petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) turut sigap mengatur arus lalu lintas guna memastikan kelancaran dan keamanan bagi masyarakat.

Sejak sore hari, petugas telah bersiaga di sejumlah titik rawan kemacetan, terutama di sekitar pusat kuliner.
Mereka mengarahkan kendaraan, membantu penyebrangan pejalan kaki, serta mengurai kepadatan guna mencegah kemacetan yang berpotensi terjadi akibat meningkatnya aktivitas warga menjelang waktu berbuka puasa.

Warga semakin ramai berdatangan untuk membeli takjil sebelum melaksanakan ibadah. Suasana khas Ramadhan begitu terasa, dengan aroma makanan yang menggoda dan senyum kebersamaan yang menghiasi wajah para pedagang serta pembeli.

Dengan adanya Kampung Ramadhan di Kota Weda menjadi bukti bagaimana bulan suci ini mampu menghadirkan keberkahan bagi semua. (Rosa).

READ  Pemkab Halmahera Tengah Diminta Tetapkan Status Tanggap Darurat.

Share :

Baca Juga

Daerah

Papan Proyek RLH di Patani Utara Tulis Bangun Baru, Warga Bongkar Fakta Berbeda.

Daerah

Momen Haru OZI Luangkan Waktu Bertemu Ayah di Kantor TKBM Yefi Berkarya Mandiri.

Daerah

Perubahan Alur Sungai Kobe Jadi Sorotan, Status Izin dan Pengawasan BWS Maluku Utara Dipertanyakan.

Daerah

Proyek Pengerjaan Penimbunan Halaman Sekolah Terhenti Ada Apa.

Daerah

Kapolri Tunjuk Brigjen Pol. Arif Budiman, S.I.K., M.H sebagai Kapolda Maluku Utara.

Daerah

RSUD Weda Masuk Daftar Rumah Sakit Tak Sesuai Kelas, Kemenkes Minta Evaluasi.

Daerah

Proyek PJU Kilometer Tiga Gelap Informasi, Bupati dan Wakil Bupati Diminta Tegas.

Daerah

Dibalik Sorotan Proyek Irigasi Rp16,9 M, Asrul Sani: “Penyusunan Batu Hanya Sementara”.

You cannot copy content of this page