Home / Daerah / Nasional / Regional

Senin, 10 November 2025 - 09:40 WIB

“PAHLAWANKU TELADANKU: Sekda Halteng Pimpin Peringatan Hari Pahlawan 2025”.

Senin, 10 November 2025. 10:38 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID

Sekretaris Daerah Kabupaten Halmahera Tengah, Bahri Sudirman, SH, M.Hum, selaku pembina upacara, memimpin peringatan Hari Pahlawan yang digelar Halaman Kantor Bupati. Senin (10/11/2025). Upacara ini menjadi momen penting untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa sekaligus refleksi bagi seluruh generasi dalam melanjutkan perjuangan mereka.

Upacara tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, serta pejabat daerah, ASN, TNI-Polri, dan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Sekda Bahri Sudirman membacakan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf.

Amanat ini menekankan bahwa kemerdekaan bukan sekadar kata, melainkan hasil pengorbanan luar biasa para pahlawan yang berjuang dari Sabang hingga Merauke, dari Surabaya hingga Biak. Para pahlawan berjuang bukan demi diri sendiri, tetapi demi masa depan bangsa dan generasi yang kini hidup di Indonesia merdeka.

Sekda Halmahera Tengah menyampaikan pesan Menteri Sosial:

“Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, hari ini mari kita bersyukur dan berjanji: kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita sendiri, bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus.”

Dalam amanatnya, Menteri Sosial juga menekankan tiga teladan utama para pahlawan bangsa:

  1. Kesabaran Para Pahlawan

Para pahlawan menempuh ilmu, menyusun strategi, menunggu momentum, dan membangun kebersamaan dengan penuh kesabaran. Meski menghadapi perbedaan pandangan dan keterbatasan, mereka berhasil meraih kemenangan. Semangat pantang menyerah ini menjadi modal penting bagi generasi saat ini untuk meneruskan cita-cita para pahlawan.

  1. Mengutamakan Kepentingan Bangsa di Atas Segalanya

Setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan atau balas jasa. Mereka kembali ke rakyat, mengajar, membangun, menanam, dan mengabdi. Kehormatan sejati terletak pada manfaat yang ditinggalkan, bukan posisi yang dimiliki.

  1. Pandangan Jauh ke Depan
READ  <strong><em><strong>D<em>id</em>uga<em>,</em> Ada <em>Upaya </em>Kriminalisasi <em><strong><em><strong><em><strong><em><strong><em><strong>Ke Salah Satu</strong> O</em>knum </strong></em></strong></em></strong></em></strong>P<strong><em><strong><em><strong><em><strong><em><strong>emuda</strong></em> Sawai</strong></em></strong></em></strong></em></strong></em>.</strong></em></strong>

Para pahlawan berjuang untuk generasi mendatang dan kemakmuran bangsa. Perjuangan mereka adalah ibadah, diwarnai darah dan air mata yang menjadi doa tak pernah padam. Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan.

Amanat ditutup dengan pesan tegas: “PAHLAWANKU TELADANKU. TERUS BERGERAK, MELANJUTKAN PERJUANGAN.”

Upacara ini menjadi momentum refleksi sekaligus pengingat bahwa perjuangan para pahlawan tetap hidup melalui kerja keras, empati, dan pengabdian seluruh generasi bangsa.

(Editor: Rosa)

Share :

Baca Juga

Inspirasi

KPK Dorong 12 Instansi Kompak Tegakkan Hukum Sektor SDA

Daerah

Dana Desa Dan Dana Bumdes Kecamatan Patani Barat Desa Bobane Jaya Diduga, “Diselewengkan”

Daerah

Tidak Terima Dengan Beredarnya Surat Penutupan Wisata Alam Goa Bokimaruru, Sejumlah Warga Datangi Polsubsektor Weda Utara.

Daerah

Hasil Evaluasi Itjen Kemendagri, Bukan Ajimat, Pj Bupati Diminta Transparan.

Daerah

Hindari Provokasi, Kapolres Halteng Minta Warga Tetap Tenang, Soal Tiga Pulau di Pulau Gebe Serahkan ke Pemerintah.

Daerah

Salah Seorang Anggota PPS Desa Loleo Terlibat Mendukung Paslon 03.

Daerah

Rumah Milik Ramli Sadik Warga Desa Nurweda Dilahap Si Jago Merah.

Daerah

Proyek Mangkrak: DPRD Diduga Lelet Mengawal Program Pemerintah Ratusan Miliar.

You cannot copy content of this page