Home / Daerah / Hukrim / Nasional / Regional

Jumat, 17 November 2023 - 16:04 WIB

Praktisi Hukum DPC Perwakilan Sorong Stevano, “Pergantian BPD Menyalahi Prosedur”.

Jumat, 17 November 2023.17:01 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR-ID.
Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tilope Kecamatan Weda Selatan Kabupaten Halmahera Tengah  melakukan pergantian BPB Desa menyalahi prosedur.

Hal tersebut di sampaikan oleh Stevano S.W. Pasoi. SH kepada Pers Tipikor-id pada pukul 11:00 WIT tepanya dikedai black pink taman kota weda.

Stevano, yang juga sebagai Praktisi Hukum DPC perwakilan Sorong, proses pergantian ketua BPD Desa Tilope Kecamatan Weda Selatan yang terpilih pada periode 2022 sampai dengan 2029 pada saat terjadi proses pergantian jelas tidak sesuai prosedur, ujarnya.

Oleh karena sebelumnya ketua BPD menjalankan fungsinya sesuai dengan yang telah diatur dalam Permendagri nomor 110 sebagai fungsi pengawasan, karena merasa tertekan, dan mau cari aman, cari proyek di Desa, cari bantuan di Desa maka proses pergantian yang dilakukan oleh empat orang BPB walau menyalahi prosedur tetap saja dijalankan. Buktinya adalah sekarang ini dari empat orang BPD ada yang mendapatkan bantuan perahu fiber, ungkapnya.

Ketika dikonfirmasi nama-nama empat orang BPB, ia tak tanggung-tanggung menyebutkan, sebagai wakil ketua Yunus Sasau, sekretaris Kres Tatali, anggota Stince Lahiang bersama Mike Auren.

Praktisi hukum tersebut juga mengkronologiskan terkait alasan-alasan pemecatan ketua BPD Desa Tilope bahwa, selama enam bulan ketua BPD tidak menjalankan tugas hal ini sesuai dengan surat pergantian mulai dari bulan April, pada hal sebelumnya di bulan April ketua BPD dengan melakukan kegiatan penyerahan BLT tahap pertama, itu ada bukti dokumentasinya, jelasnya.

Yang jelas ini menyalahi prosedur, dan itu mereka tahu, sebab apa yang mereka buat juga tidak sesuai arahan dari inspektorat. Bahkan pemerintah kecamatan  (Pak Sekcam) juga mereka menolak karena proses surat pemecatan itu tidak sesuai prosedur yaitu BPB tidak memiliki daftar hadir, ungkapnya.

READ  Tanpa Pengawalan, Hilang, Dikembalikan, Lalu Bebas: Bisakah Pengembalian Uang Negara Menghapus Tindak Pidana?

Selain itu, terkait penerimaan dana operasional BPD Desa Tilpoe sebesar Rp.23 juta lebih juga tidak diketahui oleh Ketua BPD sebelumnya yang bertanda tangan Yunus Sasau selaku wakil ketua yang diterima pada tanggal 6 Oktober, pada hal Ketua BPD berada di Desa Tilope. Olehnya itu, bagi kami hal ini disinyalir adanya pengelapan yang harus jadi perhatian hukum, tegasnya. (Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Papan Proyek Hilang, DPRD Halteng Diduga Kehilangan Nyali.

Daerah

Disorot KPK dan Temuan BPK, Keberlanjutan PD Fagogoru Dipertanyakan.

Daerah

Penjabat Bupati Bersama Sejumlah OPD Sambangi Rumah Warga Desa Were.

Daerah

ATAS PERINTAH, “PROYEK 2 MILIAR 500 JUTA LEBIH DIKERJAKAN SUBKONTRAKTOR”

Daerah

“DPRD Halmahera Tengah Diminta Tidak Diam, Pelayanan RSUD Weda Perlu Dikawal Serius”.

Daerah

Setelah Terdaftar di KUPP Kelas II Weda, Koperasi TKBM Yefi Berkarya Mandiri Siap Jalankan Aktivitas Bongkar Muat.

Daerah

Terendus Proyek Preservasi Jalan Weda-Sagea, 5Diduga Ada Campur Tangan Bupati

Daerah

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Halmahera Tengah Gelar Monitoring dan Evaluasi di Seluruh Satuan Pendidikan

You cannot copy content of this page