Ahad, 21 Desember 2025.20:14 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Musyawarah Besar (Mubes) Himpunan Pelajar Mahasiswa Halmahera Tengah (HIPMA Halteng) Jabodetabek secara sah dan konstitusional menetapkan Hamdani Abdurahim sebagai Ketua Umum terpilih dengan perolehan 72 suara.
Press release ini disampaikan Husain Munawar melalui pesan WhatsApp kepada Pers Tipikor.id)
Penetapan ini menandai babak baru dalam sejarah organisasi, sekaligus mencatatkan Hamdani sebagai putra asli Lelilef–Woebulen, Kecamatan Weda Tengah, yang untuk pertama kalinya dipercaya memimpin HIPMA Halteng Jabodetabek.
Mubes yang digelar pada Jumat, 19 Desember 2025, di Gedung Penghubung Perwakilan Provinsi Maluku Utara, Jakarta, sempat diwarnai dinamika forum yang cukup tajam. Perbedaan pandangan menyebabkan sebagian peserta memilih meninggalkan forum (walk out). Untuk menjaga keberlanjutan forum serta memastikan legitimasi dan konstitusionalitas keputusan organisasi, sidang Mubes kemudian dilanjutkan pada Sabtu, 20 Desember 2025, bertempat di Mess Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah, Jakarta Pusat, hingga menghasilkan keputusan final.
Keputusan Mubes sah karena diambil melalui mekanisme organisasi yang berlaku, yakni musyawarah dan mufakat, serta diikuti oleh perwakilan mahasiswa dari seluruh wilayah Kabupaten Halmahera Tengah, meliputi Kecamatan Weda, Patani, dan Gebe. Hal ini menegaskan posisi HIPMA Halteng Jabodetabek sebagai organisasi kolektif yang mengedepankan prinsip keterwakilan, persatuan, dan kebersamaan mahasiswa lintas wilayah.
HIPMA Halteng Jabodetabek menegaskan jati dirinya sebagai organisasi kaderisasi dan perjuangan mahasiswa, bukan ruang kepentingan kelompok maupun sektoral. Dalam pidato perdananya, Ketua Umum terpilih menekankan bahwa nilai Fagogoru—sebagai falsafah hidup masyarakat Halmahera Tengah—harus menjadi landasan utama dalam membangun organisasi yang solid, inklusif, dan berorientasi pada kepentingan bersama.
Hamdani Abdurahim menyampaikan komitmennya untuk menghadirkan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel, khususnya dalam pengelolaan program dan keuangan. Ia juga menegaskan fokus kepengurusan ke depan pada pengawalan beasiswa mahasiswa Halmahera Tengah, keterbukaan dalam pengambilan keputusan strategis, serta perlunya evaluasi menyeluruh terhadap kepengurusan sebelumnya agar kelemahan yang ada tidak kembali terulang.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru, HIPMA Halteng Jabodetabek diharapkan mampu bergerak lebih tegas, solid, dan konsisten dalam memperjuangkan kepentingan kolektif mahasiswa Halmahera Tengah di wilayah Jabodetabek, sekaligus memperkuat peran organisasi sebagai mitra kritis dan konstruktif bagi daerah asal.
Kepemimpinan baru yang lahir dari Mubes penuh dinamika ini menjadi momentum bagi HIPMA Halteng Jabodetabek untuk memperkuat persatuan mahasiswa Halmahera Tengah di perantauan, sekaligus menegaskan komitmen organisasi pada nilai Fagogoru sebagai arah perjuangan bersama. (Editor: Rosa)

