Rabu, 26 November 2025.10:37 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Menjelang penilaian Adipura, warga kembali mengeluhkan kondisi jalan di kawasan kota Weda yang tampak becek dan kotor akibat aktivitas truk pengangkut material. Pantauan warga, ceceran material membuat ruas jalan Perumahan 50 area Kilometer Tiga kotor.
Ahmad, salah satu warga, menilai kondisi ini mencederai upaya pemerintah menjaga kebersihan kota pada momen penting seperti penilaian Adipura. Ia menegaskan bahwa para pemilik maupun sopir truk tidak boleh hanya mengejar keuntungan proyek, sementara masyarakat umum harus menanggung risiko keselamatan.
“Seharusnya truk pengangkut material ketika melewati kota Weda sopir harus melihat kondisi truknya. Jangan sampai warga, baik pejalan kaki maupun roda dua, terkena dampaknya,” ujarnya.
Ahmad menyebut, jalan yang becek dan berdebu bukan sekadar persoalan estetika, tetapi ancaman nyata bagi keselamatan. “Jangan karena ingin cepat selesai pekerjaan atau mengejar keuntungan, lalu warga lain yang harus waspada setiap kali melintas,” tambahnya.
Menurutnya, truk proyek mengangkut batu, pasir, dan timbunan tanpa menggunakan terpal penutup, sehingga material mudah jatuh ke badan jalan. Kondisi ini tidak hanya merusak kualitas lingkungan kota, tetapi juga menunjukkan lemahnya kedisiplinan para pengangkut material.
Ia meminta Dinas Perhubungan dan Satpol PP Halmahera Tengah bertindak tegas terhadap truk-truk yang melanggar aturan.
“Bila perlu berikan sanksi tegas, karena ini sudah keterlaluan,” tegasnya.
Warga berharap pemerintah daerah bergerak cepat menangani persoalan ini, agar kebersihan dan keselamatan dapat terjaga di tengah persiapan menuju penilaian Adipura. (Editor: Rosa).






