Senin, 21 September 2026. 14:52 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Di tengah berbagai penghargaan yang diterima, suara keluhan masyarakat terkait pelayanan dasar justru datang dari Pulau Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah.
Sejumlah warga Pulau Gebe dilaporkan menggelar aksi protes di depan Kantor Camat Pulau Gebe, Senin (21/9/2026). Aksi tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi terkait sejumlah persoalan pelayanan dasar yang mereka rasakan.
Berdasarkan informasi yang diterima Pers Tipikor.id, sedikitnya terdapat tiga persoalan utama yang disuarakan warga, yakni pelayanan listrik dari PLN, ketersediaan air bersih dari PDAM, serta kondisi jaringan telekomunikasi di wilayah Pulau Gebe.
Keluhan terhadap pelayanan listrik menjadi salah satu tuntutan masyarakat. Listrik bukan sekadar kebutuhan rumah tangga, tetapi juga berkaitan dengan aktivitas usaha, pendidikan, komunikasi hingga pelayanan publik.
Persoalan berikutnya menyangkut ketersediaan air bersih. Warga meminta perhatian terhadap pelayanan air bersih dari PDAM karena kebutuhan tersebut merupakan bagian mendasar dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
Sementara itu, persoalan jaringan telekomunikasi juga menjadi perhatian. Warga meminta adanya normalisasi sinyal agar komunikasi dan berbagai aktivitas masyarakat yang bergantung pada akses jaringan dapat berjalan dengan lebih baik.
Tiga persoalan tersebut kemudian disampaikan warga melalui aksi di depan Kantor Camat Pulau Gebe. Aspirasi itu sekaligus membuka pertanyaan lebih luas mengenai sejauh mana pelayanan dasar dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di wilayah kepulauan.
Bagi masyarakat, listrik, air bersih dan jaringan telekomunikasi bukan lagi sekadar fasilitas tambahan. Ketiganya telah menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas sosial, ekonomi, pendidikan dan komunikasi.
Karena itu, aspirasi yang disampaikan melalui aksi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai keluhan. Dibutuhkan tindak lanjut dari pihak yang memiliki kewenangan terhadap masing-masing layanan, sehingga persoalan yang dirasakan masyarakat dapat memperoleh penanganan yang jelas.
Pemerintah Kecamatan Pulau Gebe diharapkan dapat meneruskan aspirasi tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah maupun instansi dan penyedia layanan terkait.
Di sisi lain, PLN, PDAM dan penyedia jaringan telekomunikasi juga penting memberikan penjelasan mengenai kondisi pelayanan di Pulau Gebe, termasuk kendala teknis atau faktor lain yang menyebabkan pelayanan belum berjalan sesuai harapan masyarakat.
Sebab, penghargaan dan berbagai capaian pemerintah pada akhirnya perlu berjalan beriringan dengan kualitas pelayanan yang dirasakan langsung masyarakat.
Antara penghargaan di satu sisi dan suara keluhan warga di sisi lain, publik kini menunggu bagaimana pemerintah serta pihak terkait merespons aspirasi masyarakat Pulau Gebe.
Hingga berita ini diterbitkan, Pers Tipikor.id masih menghimpun keterangan resmi dari pihak PLN, PDAM dan penyedia jaringan telekomunikasi. Sementara Camat Pulau Gebe telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, namun belum tersambung.
(Editor: Rosa)







