Home / Daerah / Investigasi / Nasional

Selasa, 2 April 2024 - 01:14 WIB

Koalisi Mahasiswa Maluku Utara Resmi Melaporkan Dugaan Korupsi ke KPK.

Selasa, 2 April 2024.01:58 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID. 
Koalisi Mahasiswa Maluku Utara
kota metropolitan/Jakarta, mendatanggi Komisi Pemberantasan Korupsi (KP) pada Senin 1 April 2024.

Kedatangan Koalisi Mahasiswa Maluku Utara guna melaporkan dugaan kasus korupsi di Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara.

Rusdi, lewat pesan WhatsAppnya mengatakan, pihaknya telah menghimpun bukti-bukti yang cukup dan telah diserahkan ke lembaga antirasuah tersebut pada pukul 13:00 WIB.

Bukti-bukti dalam bentuk dokumen 1 berkas. Dengan tujuan surat ke Ketua KPK, pada tanggal 1 April 2024. Berikut dengan bukti tanda terima surat dokumen yang diterima oleh bagian penerima surat, jelasnya.

Berikut butki senilai:
1. Rp. 160. 617.714.000.
2. Rp.40.394.748.836,00,-
3. Rp. 52.422.436.000,00,-
4. Rp. 15.146.667.000
5. Rp 1.000.000.000,00,-
6. Rp. 3.469.009.200,00,-
7. Rp. 1.271.000.000,00,- dan
Rp.15.674.000.000,00,-
8. Kasus dalam tahap pemeriksaan Kejaksaan Negeri Halmahera Tengah.

“Kami juga punya sumber-sumber yang membantu menyiapkan.”
Dari hasil kajian tersebut adanya ada indikasi kuat penyimpangan dan penyalahgunaan wewenang bahkan diduga untuk memperkaya diri sendiri dan golongan, jelasnya.

Ia berharap dengan menyerahkan berkas tersebut kepada KPK atas
dugaan kasus korupsi di Halmahera Tengah menjadi antensi KPK, sebab, setiap anggaran yang kami beber adalah bentuk dari pekerjaan proyek mangkrak, tegasnya.

Kami akan tetap mengawal sehingga ada titik terang, tutupnya mengakhiri. (Rosa).

READ  Peringatan HUT ke-80 PGRI di Halteng Diwarnai Penyerahan Purna Bakti Guru.

Share :

Baca Juga

Daerah

Selain Terekam CCTV, Oknum L Diduga Keluarkan Kata-kata Kotor.

Daerah

Proyek Masjid Rp941 Juta di Maliforo Mangkrak, Anggaran Diduga Sudah Cair 100 Persen.

Daerah

Panwaslu Patani Telusuri Pembagian Sembako Dari Tim Sukses Salah Satu Paslon Bupati/Wabup.

Daerah

Mencuat!! “Keluhan Sejumlah ASN dan PTT, Terkait Pembagian Biaya Perjalanan Dinas”.

Daerah

Proyek Bronjong di Desa Were Tanpa Papan Proyek, Penerapan K3 Dipertanyakan.

Daerah

Respons Cepat DLH, Kawasan Pekuburan Pulau Imam Dibersihkan.

Daerah

Seragam dan Sajadah dalam Satu Langkah Pengabdian, Personel Polres Tarawih Keliling di Masjid Baiturrahman.

Daerah

Pasar Murah Ramai Dikritisi Sejumlah Akun Facebook. Operasi Pasar Murah Dinilai Tidak Efektif Tekan Inflasi.

You cannot copy content of this page