Sabtu, 3 Januari 2026. 12:55 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Suasana pelabuhan mendadak gempar. Seorang Anak Buah Kapal (ABK) tugboat ditemukan tak bernyawa di atas kapal, Sabtu (11/1/2025) sekitar pukul 11.20 WIT. Peristiwa ini langsung menyita perhatian publik setelah aparat kepolisian bersama satu unit ambulans RSUD Weda tiba di lokasi, memicu tanda tanya besar terkait penyebab kematian korban.
Begitu menerima informasi tersebut, Pers Tipikor.id langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pukul 11.20 WIT. Di lokasi, terlihat sejumlah petugas keamanan berjaga di sekitar kapal, sementara satu unit mobil ambulans RSUD Weda terparkir tidak jauh dari TKP.
Kasat Reskrim Polres Halmahera Tengah, AKP Bondan Manikotomo, yang ditemui langsung di TKP membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan awal dari Polair terkait ditemukannya seorang ABK yang meninggal dunia di atas kapal tugboat Adhum 2201.
“Untuk kejadian ini, kami menerima laporan dari Polair bahwa ada seorang ABK yang meninggal dunia di atas kapal. Setelah mendapatkan laporan tersebut, kami langsung menuju TKP untuk melakukan penanganan,” ujar AKP Bondan Manikotomo kepada Pers Tipikor.id.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kematian korban. Berdasarkan hasil awal di lapangan, terdapat dugaan sementara korban meninggal akibat bunuh diri.
“Untuk korban saat ini masih kami dalami. Dugaan sementara mengarah pada bunuh diri, namun kami masih menunggu hasil pendalaman dan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, jenazah/korban telah dievakuasi ke RSUD Weda. Sementara itu, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lanjutan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi serta menjalankan prosedur standar penanganan jenazah guna memastikan kronologi dan penyebab kematian secara pasti. (Editor: Rosa).


