Rabu, 4 Februari 2026.20:58 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID —Terungkap, Pers Tipikor.id menerima kiriman video dari salah satu warga pada Rabu, 4 Februari 2026, yang memperlihatkan kondisi jalan di kawasan Kota Weda yang baru saja dilakukan pengaspalan (hotmix). Namun, kondisi jalan tersebut justru tampak sangat memprihatinkan meski baru sekitar dua hari dikerjakan.
Dalam video yang diterima redaksi, terlihat dua orang warga menunjukkan langsung kondisi lapisan hotmix yang mudah terkelupas. Kedua warga tersebut tampak mengorek permukaan aspal hanya dengan menggunakan kaki, dan lapisan hotmix tersebut terangkat dengan mudah.
Tak berhenti sampai di situ, salah satu warga bahkan memperlihatkan bagaimana material aspal dapat diangkat menggunakan tangan, menandakan lemahnya daya lekat hotmix pada permukaan jalan.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya, melalui pesan WhatsApp kepada Pers Tipikor.id, mengungkapkan kekecewaannya terhadap kualitas pekerjaan tersebut.
“Pekerjaan jalan di Kota Weda parah. Biasanya sebelum hotmix, permukaan jalan itu disemprot pakai angin untuk membersihkan debu. Tapi untuk pekerjaan sekarang ini, pembersihan debu sudah tidak dilakukan,” ujarnya.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan serius terkait mutu pelaksanaan pekerjaan jalan, terutama pada tahapan teknis yang seharusnya menjadi standar sebelum pengaspalan dilakukan.
Hingga berita ini diterbitkan, Pers Tipikor. Id belum dapat mengkonfirmasi pihak pelaksana pekerjaan maupun instansi teknis terkait atas kondisi jalan yang terekam dalam video tersebut. (Editor: Rosa).








