Senin, 31 Maret 2025. 21:21 WIT.
HAL-TENG PERS TIPIKOR ID. – Suasana haru dan kebersamaan menyelimuti Masjid Raya Desa Lelilef Woebulen, Kecamatan Weda Tengah, saat ribuan jamaah memadati tempat ibadah untuk menunaikan Shalat Idul Fitri.

Sebagian besar dari mereka adalah para perantau yang datang bekerja di wilayah ini, jauh dari keluarga, orang tua, dan anak-anak mereka.
Usama salah satu perantau lewat pesan WhatsAppnya kepada Pers Tipikor.id mengungkapkan, jamaah mulai sekitar pukul 6:00 WIT sambil mengikuti takbir yang menggema memenuhi langit pagi. Masjid dan halaman sekitarnya penuh sesak oleh umat Islam yang ingin merayakan kemenangan setelah sebulan berpuasa, ungkapnya.
Bagi para perantau, momen Idul Fitri di perantauan selalu menghadirkan rasa rindu yang mendalam. Tanpa kehangatan keluarga di sisi, mereka saling berbagi kebahagiaan dengan sesama perantau dan warga setempat.
Usai shalat dan khutbah, jamaah saling bersalaman, bermaaf-maafan, dan berbagi cerita tentang kampung halaman yang jauh.Meski jauh dari keluarga, semangat kebersamaan tetap terasa kuat di Lelilef Woebulen.
Suasana ini menjadi pengingat bahwa Idul Fitri bukan hanya tentang kembali ke rumah, tetapi juga tentang menemukan makna kebersamaan di mana pun berada. (Rosa).

