Home / Daerah / Nasional / Regional

Minggu, 27 April 2025 - 14:53 WIB

“Video Viral, Unggahan Akun Rasty Q Pengakuan Menggemparkan: Tahanan Sebut Nama Polisi dan Uang Puluhan Juta”

Ahad, 27 April 2025. 15:32 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID – Jagat media sosial, khususnya Facebook, kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang diunggah oleh akun bernama Rasty Q. Dalam video tersebut, seorang tahanan mengungkapkan pengalaman mengejutkan soal dugaan perlakuan tidak pantas oleh oknum petugas polisi.

Video ini dengan cepat memicu berbagai reaksi warganet, banyak di antaranya mengungkapkan rasa prihatin terhadap perlakuan yang dialami tahanan tersebut.

Menariknya, selain video utama, akun Rasty Q juga mengunggah konten lanjutan dengan narasi berbunyi, “25 JT Lumayan sioo lanjutan part, Ayo menyimak lanjut lagi.” Unggahan ini makin memancing rasa penasaran publik tentang kebenaran di balik kasus tersebut.

Dalam video pengakuannya dari balik jeruji, tahanan bernama Dwi menyatakan bahwa beberapa hari setelah ditahan, ia didatangi oleh sejumlah pihak: oknum polisi yang disebut namanya, seorang yang disebut Pak Pur, dan dua orang pengacara. Mereka, kata Dwi, meminta dirinya untuk “berbicara jujur.

“Mereka bilang, ‘Bicara jujur de, biar Pak Pur bantu.’ Katanya, Pak Pur mau kasih saya enam pengacara untuk mendampingi di pengadilan,” ujar Dwi.

Namun, Dwi mengaku bahwa karena mengalami kekerasan fisik, ia akhirnya terpaksa mengaku melakukan pencurian, meski ia menyatakan tidak pernah melakukan tindak pidana tersebut.Dalam video itu, Dwi menggambarkan bahwa dirinya mengalami penyiksaan: kedua tangan, mata, dan kakinya dilatban, lalu dipukul menggunakan tongkat karet berwarna hitam.

Lebih lanjut, Dwi menyatakan bahwa pada sidang yang dijadwalkan 8 Januari mendatang, ia bertekad untuk mengatakan yang sebenarnya di hadapan Majelis Hakim.

“Saya akan bicara sejujur-jujurnya sama Ibu Hakim. Kalau percaya, Alhamdulillah, kalau tidak percaya, tidak apa-apa. Yang penting saya sudah berkata benar. Saya ingin meluruskan persoalan ini, karena saya sempat memfitnah Nanang, Basri, dan Sahril,” jelasnya.

READ  “Gekarya Halteng Resmi Dilantik, Putra Sian Arimawa Tegaskan Perjuangan Bermartabat”.

Dwi menambahkan bahwa apa pun risiko yang akan dihadapi, termasuk ancaman terhadap keselamatannya, akan ia terima demi mengungkapkan kebenaran.

Dalam salah satu potongan video lain yang beredar, Dwi juga mengaku pernah mendengar percakapan telepon antarpolisi yang membahas soal uang tangkapan sebesar Rp25 juta, yang disebut lumayan ni sudah bisa berbagi ni.

Hingga berita ini diturunkan, Kapolres Halmahera Tengah, Aditya Kurniawan, S.H., S.I.K., ketika dikonfirmasi belum memberikan klarifikasi resmi terkait tuduhan ini. (Editor: Rosa)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ampera Halmahera Timur, Meminta KPK Periksa Mantan Kadis ESDM Provinsi Dan Gubernur Maluku Utara

Ekonomi

PENJABAT BUPATI, DITANTANG AUDIT INVESTIGASI PROYEK ISLAMIC CENTER.

Daerah

“Disiplin Investasi: Dua Gerai di Halmahera Tengah Dihentikan Sementara Karena Tak Punya Izin”.

Daerah

Lantunan Takbir Menggema di Kediaman Imam Masjid Baiturrahman Weda, Sambut Idul Adha 1447 H dengan Khusyuk.

Daerah

TERUNGKAP!!! “ADANYA PERCAKAPAN WHATSAPP, NAKES COVID DAN KEFARMASIAN”.

Daerah

DPC Organda dan DPUK Patani Bangun Jembatan Darurat, Akses Dotte–Sibenpopo.

Daerah

Tak Punya Izin, Pakai Izin Orang Lain: Dugaan Pinjam-Pakai Limbah Non-B3 Berbasis Fee Jadi Sorotan.

Daerah

Wabup Halteng Secara Resmi Menutup Waibulen Open Turnamen III di Weda Tengah.

You cannot copy content of this page