Senin, 05 Mei 2025.13:41 WIT.
HALTENG, PERS TIPIKOR.ID – Proyek pembangunan saluran U-Ditch yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024, berlokasi di depan pendopo Valcilno, Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, kembali menunjukkan tanda-tanda pengerjaan pada Senin, 5 Mei 2025. Proyek ini sebelumnya telah disorot Pers Tipikor id, karena terbengkalai dan dikerjakan secara asal-asalan.

Pantauan Pers Tipikor di lokasi mendapati adanya tumpukan material yang belum digunakan, serta dua orang pekerja yang mulai melakukan pekerjaan finishing. Ketika dikonfirmasi, salah satu dari mereka mengatakan, “Kami cuma dua orang. Ini finishing. Kami juga masih cari tenaga tambahan.

”Marvel, yang di ketahui saat ini bertanggung jawab atas pengerjaan proyek tersebut, saat dikonfirmasi langsung di lokasi mengaku hanya melanjutkan pekerjaan yang telah ada. “Waktu itu saya tidak di sini. Saya bukan penanggung jawab sebelumnya.Katanya tukangnya lari,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa dirinya hanya diberi perintah untuk menyelesaikan sisa pekerjaan, baik di bagian atas maupun bawah saluran. “Saya cuma diperintahkan melanjutkan. Semua bagian atas dan bawah saya yang kerjakan sekarang,” kata Marvel, sambil menunjuk ke arah saluran depan pendopo yang sedang di kerjakan.
Marvel juga mengarahkan perhatian ke jalur lain yang masih termasuk dalam paket pekerjaan, tepatnya di depan kediaman mantan Ketua DPRD Halmahera Tengah. Ia menyatakan bahwa lokasi tersebut juga menjadi bagian dari tanggung jawabnya saat ini. “Termasuk yang di sana juga, semua saya yang akan selesaikan,” tegasnya.
Terkait penggunaan anggaran dalam pengerjaan lanjutan ini, Marvel mengaku tidak mengetahui secara teknis. “Saya tidak tahu soal anggaran. Saya cuma diperintahkan untuk selesaikan semua ini,” ujarnya singkat.
Sebelumnya, warga di sekitar lokasi, termasuk dari Kelurahan Fidijaya, telah menyampaikan keluhan terkait saluran tersebut yang tidak berfungsi optimal dan menyebabkan air tidak mengalir ke arah yang jelas.
Ai, salah satu warga Desa Fidijaya mengatakan, saat ini kami akan mengawal agar pekerjaan tersebut dapat diselesaikan dengan baik, jangan seperti itu lagi, tegasnya. (Editor:Rosa).



