Senin, 25 Agustus 2025.23:06 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Jalan lintas Payahe–Weda di area sekitar kilometer 8 kini benar-benar jadi titik rawan. Hampir separuh badan jalan retak dan patah, menyisakan jalur sempit yang bisa menyeret pengendara ke dalam bahaya kapan saja.
Wakil Ketua II Organda Halmahera Tengah, Sandri Umasuku, mengingatkan keras seluruh pengguna jalan agar tidak mengabaikan keselamatan.
“Ini bukan lagi sekadar jalan rusak, tapi ancaman bagi keselamatan. Jangan memacu kendaraan terlalu kencang, terutama di malam hari atau saat hujan. Ingat, keluarga menunggu di rumah,” ucap Sandri, Senin (25/8/2025).
Ia menekankan, keselamatan jauh lebih penting daripada kecepatan. “Lebih baik lambat tapi selamat, daripada cepat tapi tidak pernah sampai. Itu harus jadi pegangan setiap pengendara,” tegasnya.
Kondisi di lapangan memperlihatkan betapa serius risikonya. Pengendara roda dua harus menjaga keseimbangan ekstra agar tidak terperosok ke retakan, sementara kendaraan roda empat terpaksa melambat drastis untuk menghindari sisi jalan yang sudah patah.
“Kalau malam, tanpa lampu jalan, situasinya jauh lebih berbahaya.
Kerusakan ini menjadi alarm: jangan abaikan rambu kewaspadaan diri. Disiplin, jaga jarak, dan utamakan keselamatan—karena di setiap perjalanan, nyawa lebih berharga dari sekadar kecepatan.
(Editor: Rosa)


