Home / Daerah / Hukrim / Nasional / Regional

Senin, 3 Juli 2023 - 15:00 WIB

PIHAK KEJAKSAAN DIMINTA, SERIUS DENGAN KASUS YANG SUDAH DIPERIKSA.

Senin, 3 Juli 2023.15:23 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR-ID. Adanya kertas berwarna biru yang ditulis dengan mengunakan tulisan tangan, diduga kuat itu catatan penting atas pemotongan insentif Covid nakes.

Dari catatan dengan tulisan mengunakan tangan tersebut, terlihat ditulis angka-angka, berbagi dan ucapan tulisan terimah kasih seperti:

  1. dr. U Rp.18.000.000,-
                     Rp.100.000,- (Terimah kasih).
                Rp. 300.000,- ( Berbagi 6 Bulan)
         Rp. 17.600.000,-
               Rp. 600.000,- (dr. R)
         Rp. 11.600.000,- (dr. SS)
  2. dr. DPAS Rp. 30.000.000,-
              Rp. 750.000,- (Terimah Kasih)
              Rp. 600.000,- (Berbagi 6 Bulan)
  3. Rp. 28.650.000,-
        Rp. 15.000.000,- (Pengembalian ke kasda)
        Rp. 15.000.000,-
              Rp. 250.000,- (Terimah Kasih)
              Rp. 300.000,- (Berbagi 6 Bulan)
    Rp. 13.950.000,- (oleh dr. DPAS)
  4. dr. R Rp. 6.000.00,-
                             Rp. 100.000,- (Berbagi 2 Bulan)
                               Rp. 50.000,- (Terimah Kasih)
    Rp. 5.850.000,- (Terimah oleh dr.R)
  5. dr. SS dkk Rp. 12.000.000,-
                                        Rp. 50.000,- (Terimah Kasih)
                                       Rp. 200.000 (Berbagi 4 Bulan)
    Rp. 11.750.000 (Terima oleh dr SS dkk)

Dari ucapan terimah kasih
ini entah ke siapa, namun kalau dilihat dari percakapan WhatsApp diduga ke Bupati, ujar salah satu sumber yang enggan namanya disebutkan.

Bahkan kuat dugaan 2 kali direktur merubah SK Tim Covid RSUD tapi tidak di masukan nama teman-teman dari farmasi, hal ini terlihat pada SK mantan Bupati dengan nomor 445/KEP/18/2021 terkait pemberian Insentif Covid-19, malah besaran nilai direktur bertambah, ini kan jelas sumber tersebut.

Berbagi 6 bulan ini menurut sejumlah informasi, buat pegawai farmasi yang termasuk dalam tim namun tidak ada dalam SK Bupati, hal ini karena dari farmasi menuntut insentif Covid, maka uang yang dikasih ke teman-teman hanya 50 ribuan, namun dikembalikan karena merasa tidak ada di SK dan hasil dari pemotongan dr teman-teman dalam SK tersebut, hal ini sesuai dengan hasil percakapan WhatsApp.

READ  Diduga, Akibat Arus Pendek, Salah Satu Rumah Dinas Perumahan 50 Desa Wedana, Terbakar.

Olehnya itu, dengan diperiksa sebanyak 9 orang oleh pihak kejaksaan, “kami berharap kejaksaan Halmahera Tengah serius, jangan malah main-main dengan setiap dugaan kasus”, tegas Sekretaris Tim Investigasi Perskpktipikor. Com.

Terpisah, salah satu tim dari pihak kejaksaan ketika dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp mengatakan pada pukul 15:17 WIT, “kita lagi tunggu Kasi pidsus yang baru, Perkaranya masih tetap jalan, singkatnya. (Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Munadi Kilkoda Soroti SK PPPK Halteng: Improsedural dan Rugikan Rakyat Kecil.

Daerah

Seluruh Siswa Kelas VI SD Negeri 2 Weda Lulus 100 Persen.

Daerah

DPRD Kabupaten Halmahera Tengah Wajib Hukumnya Menindak Lanjuti Temuan BPK, Agar Bisa Dilaporkan ke KPK

Daerah

Uang Kembali, Pidana Tetap Ada: Kasus Tak Bisa Diakhiri Begitu Saja.

Daerah

Bakat Muda Halteng Lahirkan Petinju, Harumkan Nama Daerah dan Bangkitkan Semangat Generasi Muda

Daerah

Jelang Natal Dan Tahun Baru DPC PKBKabupaten Halmahera Tengah Berbagai Parcel.

Hukrim

Andi Johan tak Bisa Hadir Reuni, Muhammad Al Ikrar KSR  Unhas Mulai Bertestimoni

Daerah

Lahan Warga Terkatung Katung Semenjak Eks Bupati Edi Langkara.

You cannot copy content of this page