Senin, 29 Januari 2024.15:22 WIT.
HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID. Berbagai terobosan yang dilakukan Pemerintah Daerah dibawah kepemimpinan Penjabat Bupati Ir. Ikram Malan Sangadji dengan membangun 1.552 rumah layak huni merupakan salah satu terobosan yang luar biasa.


Pasalnya, dengan dibangunnya rumah yang menjadi kebutuhan masyaraat tersebut, tentunya, Penjabat Bupati IMS berupaya merubah nasib setiap warga yang kurang mampu agar memiliki rumah sebagaimana harapan masyarakat, hal ini di ungkapkan Rusli Ishak.



Menurutnya, dengan menjawab keluh kesah masyarakat yang kurang mampu dalam membangunan rumah sebagaimana rumah layak huni, tentunya ini jawaban dari impian masyarakat yang tersebar setiap Kecamatan, jelasnya.
Selain itu, IMS juga dengan bijaknya memberikan 800 ratus unit jendela rumah dan 400 pintu kepada masyarakat secara gratis sesuai dengan kebutuhan warga yang membutuhkan, jelas Husen Ismail saat bincang santai di Kantor Disdukcapil.


Kata Husen, tentunya rumah layak huni, pintu rumah dan jendela yang diberikan kepada masyarakat agar mereka bisa memiliki rumah sesuai yang selayaknya, jelas Husen.
Lebih jelas Rusli menambahkan, Penjabat Bupati Halmahera Tengah Ir. Ikram Malan Sangadji atau akrabnya IMS baru satu tahun menjabat telah melakukan terobosan serta mengatasi problem yang dihadapai masyarakat, ujarnya.
Bahkan, salah satu program yang tak kalah penting yang sudah berjalan yaitu, berobat secara gratis baik di Puskesmas dan juga di RSUD, selain itu ketika ada pasien yang harus dirujuk keluar daerah, lewat kebijakannya IMS memberikan biaya rujukan sebesar Rp. 15 Juta yang di bagi ke pasien sebesar Rp. 10 Juta sedangkan keluarga pasien diberikan sebesar Rp. 5 Juta bagi keluarga yang menemani pasien.
Lewat setuhannya juga, apabila ada keluarga diluar Halmahera Tengah yang meninggal di luar Halmahera Tengah dan mau dipulangkan, terkait biaya pemulangan Pemerintah Daerah (Pemda) menanggung beban dari biaya pemulangan tersebut. Dan kemudian kebijakan lain untuk biaya santunan kematian diberikan lagi sebesar Rp.5 Juta.
Oleh karena sebagian besar masyarakat belum mengetahui maka kami perlu sampaikan, kalau ada keluarga yang meninggal buat surat keterangan kematian kemudian ajukan ke bagian Kesra untuk dilakukan proses pencairan. Kemudian ibu hamil, ibu menyusui dan lanjut usia (Lansia) juga diberikan biaya santunan, ulasnya.
Terpisah lewat pesan WhatsAppnya, Penjabat Bupati Ir. Ikram Malan Sangadji mengatakan, ini salah satu fokus yang menjadi perhatian kami, karena setiap rumah tidak layak huni beresiko tinggi terhadap bencana alam dan kesehatan bagi seisi rumah, jelas orang nomor satu Kabupaten Halmahera Tengah.
IMS yang dekat dengan masyarakat juga berharap, dengan adanya rumah layak huni tersebut dapat meningkatkan kwalitas hidup bagi masyarakat, mengurangi angka kemiskinan serta dapat memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang membutuhkan, harapnya, (Rosa).


