Home / Daerah / Nasional / Regional

Rabu, 13 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Munadi Kilkoda Tegas Tolak Tambang Gamping di Weda Utara: Keselamatan Manusia Nomor Satu.

Rabu, 13 Agustus 2025. 15:50 WIT.

HAL-TENG – PERS TIPIKOR.ID – Penolakan terhadap rencana perusahaan pengolahan batu gamping di Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, kian menguat.

Dukungan penolakan ini juga datang dari Anggota DPRD Halmahera Tengah, Munadi Kilkoda, yang menegaskan bahwa wilayah yang menjadi target penambangan merupakan kawasan penting yang harus dilindungi, bukan dieksploitasi.

Saat dikonfirmasi Pers Tipikor.id, Munadi menjelaskan bahwa jika mengacu pada pola ruang dalam RTRW Halmahera Tengah, sebagian besar kawasan Sagea masuk dalam kategori Kawasan Perlindungan Setempat.

Bahkan, dalam RPJMN, Boki Maruru secara tegas disebut sebagai Suaka Margasatwa yang memiliki fungsi ekologis strategis.

“Gamping itu kawasan karst yang selama ini menjadi penyangga Talaga Yonelo dan Boki Maruru. Kalau ditambang, berarti kita menghancurkan karst yang selama ini kita jaga dan pertahankan,” ujarnya.

Munadi menegaskan, ekosistem karst bukan sekadar tempat penyimpanan air, melainkan memiliki peran vital menjaga keseimbangan alam dan melindungi ekosistem di Sagea, Fritu, dan Gemaf. Kawasan tersebut juga menjadi habitat berbagai spesies langka serta menyimpan keanekaragaman hayati yang tinggi.

“Kalau nanti ditambang, dampak negatifnya akan luar biasa. Penolakan masyarakat itu sudah benar adanya, dan saya mendesak pemerintah daerah menolak secara tegas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Munadi menambahkan, keselamatan manusia harus menjadi prioritas tertinggi dibandingkan potensi keuntungan dari eksploitasi sumber daya alam. “Jadi begini, jangankan gamping, sekalipun di situ ada emas, tapi ketika emas itu ditambang akan mengancam keselamatan manusia, maka yang harus diutamakan adalah keselamatan manusianya, bukan gampingnya. Ini harus ada di otak para pengambil kebijakan. Nah, kondisi karst dan gamping di Sagea itu seperti itu, kalau ditambang, maka keselamatan manusianya akan terancam,” ungkapnya.

READ  Serba Serbi, Pengguna Facobook Serang Juri Karnaval.

Selain menolak, Munadi juga mendorong Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah untuk mengambil langkah strategis dengan mengusulkan kawasan tersebut sebagai geopark, demi keberlanjutan lingkungan dan ekonomi masyarakat setempat. (Editor: Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Komunitas Bacok Kota Weda Gelar Aksi Bersih-Bersih Makam Pulau Imam, Jelang Ramadhan.

Daerah

Ruang Kantor Dinas Pendidikan Halmahera Tengah Dibongkar, Satu Laptop Raib.

Daerah

SEDOT RP.40.394.748.836,00,-PROGRES PEMBANGUNAN NUSLIKO PARK HARUS JADI PERHATIAN HUKUM.

Daerah

Suasana Shalat Idul Fitri di Lelilef Woebulen, Ribuan Perantau Padati Masjid Raya.

Daerah

Miris, “ODGJ Ini Butuh Perhatian Pemerintah Daerah”.

Daerah

Dugaan Percobaan Penculikan Anak Gegerkan Warga Desa Waleh.

Ekonomi

Kerja Sama Dinas Pertanian Halmahera Tengah Dan Pondok Pesantren Salman Al-farizi Dalam Menekan Inflasi.

Daerah

TERUNGKAP VIDIO BERDURASI 0:16 DETIK OKNUM ANGGOTA DPRD AKTIF BUAT ONAR.

You cannot copy content of this page