Home / Daerah / Nasional / Regional

Kamis, 16 Januari 2025 - 01:12 WIB

Selain Direktur Cv Karya Gemilang Indonesia Harus di Panggil, Ketua DPRD Terpilih Juga Wajib Dimintai Keterangan.

Kamis, 16 Januari 2025.02:02 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.
Mencuat sejumlah informasi terkait proyek pembangunan jembatan beton kali woyobonoi di Desa Tepeleo Kecamatan Patani Utara  Kabupaten Halmahera Tengah yang dianggarkan melalui APBD Halmahera Tahun 2023.

Sebelumnya sekedar informasi terdapat bukti hasil investigas Pers Tipikor.id, proyek pembangunan jembatan kali Woyobonoi di Desa Tepeleo Kecamatan Patani Utara terungkap SP2D

  1. Nomor SP2D 5836/SP2D-LS/PK-3/4.4.1.2/HT/2023, dengan pencarian tahap pertama 30 persen, pada tanggal 13/10/2023 dengan nilai sebesar Rp. 588.600.000, 00,-
  2. Bukti berikut pencairan 90 persen
    dengan nomor SP2D nomor 9531/SP2D-LS/PK-3/4.4.1.2/HT/2023, pada tanggal 27/12/2023, sebesar Rp. 1,147,770,000,00,-

Sejumlah informasi yang diterima Pers Tipikor.id proyek tersebut adalah salah satu proyek arahan ke salah satu kontraktor yang melakukan pinjam pakai bendera atau perusahaan untuk mengikuti tender dan dimenangkan oleh Cv. karya Gemilang Indonesia dengan direktur Anwar Ibrahim saudaranya Abubakar Ibrahim mantan ketua Pokja.

Kronologis Proyek Jembatan Woyobonoi

Berdasarkan keterangan dari salah satu sumber yang enggan namanya ditulis mengungkapkan, proyek itu pelaksanaannya jelang pemilihan legislatif, sumber juga membenarkan bahwa proyek itu arahannya ke salah satu kontraktor yang biasa di panggil Koko, akan tetapi setelah proses tender selesai pelaksanaan pekerjaan dilapangan, kontraktor/Koko tidak bisa berbuat apa-apa, sebab ada pihak tertentu mengambil alih pekerjaan proyek mulai dari belanja material bahkan menyiapkan tukang/orang kerja dilapangan, jelas sumber.

Lanjut sumber, untuk pekerja/ tukang yang mengerjakan proyek tersebut yaitu, saudara Aswad Taha dan sejumlah pekerja lain, itu juga bukan Koko yang menyiapkan, ungkap sumber.

Padahal, sebelumnya karena Koko mengetahui dia yang nantinya akan tangani proyek tersebut, Koko membicarakan dengan Bapak Kifli Hi Bayan saat ini Ketua DPRD Halmahera Tengah, agar mengawasi dan mencari orang untuk bekerja. Namun Bapak Kifli melihat kondisi yang terjadi dilapangan sudah lain, dia memilih mundur, beber sumber.

READ  Proyek Penimbunan RSUD Weda Tahap 2 Sampai Saat Ini Tak Ada Pengerjaan, Atensi APH Diharapkan.

Sumber kemudian meminta Pers Tipikor id mengkonfirmasi ke Ketua DPRD Bapak Kifli Hi Bayan, sambil menambahkan, pasti Ketua akui kronologis seperti yang saya sampaikan, kata sumber.

Lanjut sumber, karena pihak Reskrim Polres Halmahera Tengah telah memeriksa Kontraktor (Koko) dan Kadis PUPR Arif Djalaluddin, harus juga memeriksa direktur Cv. Karya Gemilang Indonesia, dan Bapak Kifli Hi Bayan, sehingga bisa ada kejelasan, tegas sumber.

Terpisah, Ketua DPRD Halmahera Tengah Bapak Kifli Hi Bayan ketika dikonfirmasi lewat sambungan telepon pada 4/01/2025 mengatakan, memang awalnya saya akan mengawasi proyek tersebut, bahkan kami sudah survey lokasi saat itu, akan tetapi begitulah kronologisnya, akhirnya saya tidak jadi, ungkapnya. (Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Peduli Kemanusiaan, Pemuda Seslewesini Desa Gemaf Salurkan Bantuan Korban Banjir Kecamatan Weda Tengah.

Daerah

“108 Sertifikat Tanah Terbit, Tapi 60,74 Persen Aset Tanah Pemda Halmahera Tengah Masih Misteri”.

Daerah

Menembus Sekat, Merawat Kemanusiaan: Kapolres Halteng Jalin Silaturahmi dengan O’Hongana Manyawa.

Daerah

Aparat Penegak Hukum Diminta Lidik, Dua Unit Proyek RLH Tahun 2023 di Desa Sidanga.

Daerah

“Pelabuhan Sagea Diduga Jadi Jalur Pemuatan Ban Bekas? Warga Bongkar Dugaan Pelanggaran”.

Daerah

Kreativitas Pengelola, Wisata Goa Bokimaruru Semakin Menarik dan Layak Dikunjungi.

Daerah

DIDUGA MALING JASA PELAYANAN (JASPEL) RSUD BELUM LAGI DIPERIKSA.

Daerah

Menyambut Pemimpin Baru: “Membangun Halmahera Tengah dengan Tata Ruang yang Visioner”.

You cannot copy content of this page