Home / Daerah / Nasional / Regional

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:30 WIB

Menembus Sekat, Merawat Kemanusiaan: Kapolres Halteng Jalin Silaturahmi dengan O’Hongana Manyawa.

Kamis, 11 Juni 2026. 20:28 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Di tengah hamparan hutan Halmahera yang menjadi ruang hidup masyarakat adat O’Hongana Manyawa (Suku Tugutil) sebuah perjumpaan sederhana menghadirkan pesan kuat tentang kemanusiaan, penghormatan, dan kebersamaan.

Kamis (11/6/2026), Kapolres Halmahera Tengah, AKBP Fiat Dedawanto, A.Pd.T., S.I.K., M.H., bersama KBO Intelkam Polres Halmahera Tengah melaksanakan silaturahmi dengan Bokum dan istrinya, warga O’Hongana Manyawa (Suku Tugutil) yang berasal dari kawasan pedalaman Halmahera Tengah, khususnya sekitar Akejira dan wilayah Taman Nasional Aketajawe-Lolobata.

Pertemuan yang berlangsung di kediaman Abner, pemandu lokal di Desa Woekob, Kecamatan Weda Tengah, itu tidak sekadar menjadi agenda kunjungan biasa. Di balik kesederhanaannya, tersirat sebuah pesan bahwa kemanusiaan tidak mengenal batas wilayah, latar belakang, maupun status sosial.

Dalam suasana hangat dan penuh keakraban, terjalin dialog sederhana yang mencerminkan rasa saling menghormati dan kepedulian. Kehadiran Kapolres Halteng dan jajaran Intelkam menjadi simbol bahwa setiap warga negara memiliki tempat yang sama dalam perhatian dan pelayanan, termasuk masyarakat adat yang hidup jauh dari pusat-pusat keramaian.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan sejumlah kebutuhan pokok dan pakaian layak pakai. Namun lebih dari itu, yang paling terasa adalah nilai silaturahmi yang terbangun. Sebab bagi masyarakat adat, perhatian tidak selalu diukur dari apa yang diberikan, melainkan dari ketulusan untuk hadir, menyapa, dan mendengarkan.

Suku Tugutil atau O’Hongana Manyawa merupakan bagian dari kekayaan budaya dan identitas Halmahera yang telah lama hidup berdampingan dengan alam serta menjaga tradisi leluhur mereka. Karena itu, setiap ruang perjumpaan yang dibangun dengan rasa hormat menjadi bentuk pengakuan terhadap martabat dan keberadaan mereka sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Halmahera Tengah.

READ  “Angka-Angka dalam Berita Acara Hasil Rekapitulasi Bukan Saya yang Tulis,” Sekretaris Panitia Pilkades Fritu Buka Fakta.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 14:00 WIT tersebut berakhir dalam suasana penuh kekeluargaan. Sebuah momen sederhana yang mengingatkan bahwa di tengah berbagai perbedaan, selalu ada ruang untuk saling memahami dan merawat kemanusiaan.

Silaturahmi itu menjadi bukti bahwa memanusiakan manusia tidak selalu diwujudkan melalui hal-hal besar. Terkadang, kehadiran yang tulus, sapaan yang hangat, dan kesediaan untuk berbagi waktu merupakan bentuk penghormatan yang paling bermakna bagi sesama.

(Editor: Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemda Halteng Diminta Perjelas Status Tanah Lopon.

Daerah

Tunda Layanan karena Kegiatan, Pihak RSUD Weda Dinilai Abaikan Hak Pasien.

Daerah

Ketua KNPI Meminta Hukum Jangan Tumpul ke Atas, Tajam ke Bawah

Daerah

Darah Fagogoru Mengalir di Balik Toga: Abang Imo Resmi Jadi Penjaga Keadilan.

Daerah

Aparat Penegak Hukum Harus Dalami Terkait Dugaan Ada Garong Pada Anggaran Ini.

Daerah

MANTAN BUPATI EDI LANGKARA HARUS DIPERIKSA, TERKAIT PERBUB INI.

Daerah

Infrastruktur Mangkrak Didepan Mata,”Mata APH Entah Kemana”.

Daerah

Bermodus Surat Jual Beli, “Tanah Warga Diserobot”.

You cannot copy content of this page