Sabtu, 23 Agustus 2025.23:47 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Forum Mahasiswa Pascasarjana (Formapas) Maluku Utara Jabodetabek-Banten memberikan apresiasi kepada PT Smart Marsindo atas komitmen dalam program pemberdayaan masyarakat lingkar tambang di Pulau Gebe, Halmahera Tengah. Perusahaan tersebut dinilai tidak hanya berorientasi pada bisnis, melainkan juga berkontribusi nyata bagi pembangunan sosial masyarakat pesisir.
Sekretaris Bidang ESDM Formapas Malut, Alfian Sangaji, mengungkapkan bahwa salah satu program prioritas perusahaan adalah pembangunan sekolah di Pulau Gebe. Menurutnya, langkah ini sangat penting untuk memperkuat akses pendidikan di wilayah kepulauan yang selama ini tertinggal.
“Program pembangunan sekolah ini adalah bentuk nyata dari komitmen PT Smart Marsindo dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Pulau Gebe. Dengan fasilitas yang memadai, anak-anak kita bisa bersaing di tingkat nasional,” ujar Alfian dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/8/2025).
Selain rencana pembangunan sekolah, Alfian menegaskan perusahaan sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan sosial berupa speed boat dan ambulans untuk kebutuhan masyarakat. Hal ini menurutnya menunjukkan kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan dasar masyarakat lingkar tambang.
“Program yang dijalankan Smart Marsindo seharusnya bisa menjadi teladan bagi perusahaan tambang lain di Maluku Utara. Mereka tidak hanya mencari keuntungan, tetapi juga menunaikan kewajiban sosial,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Formapas Malut juga meluruskan isu yang sempat beredar mengenai nama Shanty Alda Nathalia, anggota DPR RI dari Jawa Tengah, yang dikaitkan dengan jabatan Direktur Utama PT Smart Marsindo.
“Beliau sudah tidak lagi menjabat sebagai Direktur Utama PT Smart Marsindo sejak resmi dilantik menjadi anggota DPR. Jadi pemberitaan yang mengaitkan namanya dengan rangkap jabatan itu tidak tepat,” tegas Alfian. (Editor: Rosa).
