Kamis, 23 Oktober 2025.09:25 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Kasus kehilangan material bernilai tinggi kembali mencuat di Kabupaten Halmahera Tengah. Salah satu perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Weda Tengah dilaporkan kehilangan plat tembaga dengan bobot mencapai sekitar satu ton.
Informasi ini pertama kali beredar sejak 5 hari terakhir dan menjadi sorotan publik, mengingat nilai ekonomis tembaga yang tinggi di pasaran. Berdasarkan penelusuran awal Pers Tipikor.id, dugaan sementara mengarah pada aksi pencurian yang dilakukan secara terencana.
Sejumlah sumber menyebutkan, dengan berat material mencapai satu ton, kecil kemungkinan aksi ini dilakukan secara manual. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa pencurian tersebut melibatkan lebih dari satu orang.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Halmahera Tengah, Iptu Bondan Manikotomo, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kehilangan tersebut.
“Benar, kami sudah mengamankan barang bukti. Selain itu, pihak yang diduga sebagai penadah juga telah diperiksa,” ujar Bondan kepada Pers Tipikor.id, Selasa (21/10/2025).
Kepolisian kini tengah mendalami keterlibatan pihak lain yang diduga turut membantu proses pengangkutan material tersebut. Hingga berita ini diterbitkan,
Pers Tipikor.id masih berupaya mengonfirmasi pihak perusahaan untuk memperoleh keterangan resmi terkait langkah pengamanan internal dan tindak lanjut yang telah diambil.
(Editor: Rosa)



