Ahad, 02 Maret 2025. 23:53 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID. Sejumlah jamaah PT Novavil Mutiara Utama di Halmahera Tengah mengungkapkan kekecewaan mereka di grup Facebook Nuansa Halmahera Tengah. Mereka mempertanyakan kepastian keberangkatan umrah yang dijanjikan serta keterlambatan pengembalian dana (refund).

Kekecewaan mereka terungkap setelah munculnya berita Pers Tipikor.id edisi
Ahad, 02 Maret 2025.18:35 WIT.
Dengan judul, “Jamaah PT Novavil di Halmahera Tengah Keluhkan Ketidakjelasan Keberangkatan Umrah dan Pengembalian Dana”.
Hal tersebut sesuai dengan keluhan salah satu Jama’ah yang mengaku sampai dengan saat ini menghadapi kendala dalam pengembalian dana (refund) yang seharusnya dikembalikan dalam jangka waktu yang telah ditentukan.
Lewat pesan messenger kepada Pers Tipikor.id mengungkapkan, bahwa pada Oktober 2023 ia telah menyetor uang muka, saat itu bertepatan dengan keberangkatan milad PT Novavil Mutiara Utama, kemudian setoran berikut mulai dari November sampe Maret 2024 dan akhirnya dilunasi sebesar Rp.34,9 juta.
Kemudian dijanjikan nanti berangkat pada milad bulan Oktober 2024, akan tetapi sampai sudah 2025 keberangkatan umrah yang dijanjikan belum terealisasi. Karena ketidakjelasan tersebut, saya mengurus pengembalian dana pada Desember 2024. ,” jelas salah satu jama’ah yang enggan namanya di tulis.

Pantauan Pers Tipikor.id, diskusi di grup Nuansa Halmahera Tengah dengan berbagai komentar dari jamaah yang merasa dirugikan. Mereka berharap pihak PT Novavil segera memberikan kejelasan dan memenuhi kewajibannya.

Seperti komentarnya akun Facebook Ilham Wardan yang menulis, saya juga korban, kemudian akun Facebook Listini Bintu Surawi yang mengatakan, PT ini toh sdh lma kasusnyaa..
Akun Facebook Onha Ngunu yang mengatakan, coba agen yg ambil langkah
Kami hanya ingin secepatnya refund kami D selesaikan. Akun Facebook Asdar Fate juga turut berkomentar, Sy juga salah satu korbanx sm istri lagi.. suda lunas semua… dari Oktober sampe skrg cuma janji2 palsu… Alangkah baikx kalau kita lapor ke Polisi saja.
Hingga berita ini diterbitkan, Pers Tipikor.id belum mendapatkan nomor telepon pihak PT Novavil, guna mengkonfirmasi keluhan para Jamaah. (Rosa).

