Home / Daerah / Nasional / Regional

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:09 WIB

Gelombang Meninggi di Sagea, Warga Minta Dana CSR Perusahaan Segera Digerakkan.

Kamis, 4 Desember 2025.20:06 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Warga Desa Sagea, Kecamatan Weda Utara, kembali dibuat cemas akibat gelombang laut yang kian meninggi sejak November lalu. Jika sebelumnya ombak hanya sesekali mencapai bibir pantai, pada Kamis (4/12/2025) sekira pukul 5:00 WIT

kondisi berubah drastis: air laut menerjang permukiman, masuk ke rumah warga, kos-kosan, hingga merusak sebagian tanaman di pekarangan.

Gelombang bahkan dilaporkan hampir menyentuh badan jalan raya, memicu kekhawatiran aktivitas transportasi akan terganggu jika situasi terus memburuk.

Seorang warga mengaku, selama bertahun-tahun tinggal di Sagea, kondisi separah ini baru pertama kali terjadi. Ia menduga gelombang tinggi yang semakin agresif ini berkaitan dengan abrasi yang berlangsung dalam beberapa tahun terakhir.

“Sekian lama tinggal di sini, baru kali ini gelombang sampai masuk ke rumah-rumah. Tanaman kami juga rusak. Ini harus segera ditangani dengan memakai dana CSR perusahaan dan perlu diprioritaskan supaya kejadian seperti ini tidak berulang,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah daerah bersama pihak perusahaan di lingkar industri bisa segera merespons situasi ini, melalui langkah darurat maupun program mitigasi jangka panjang. Mereka menilai penguatan bibir pantai, penanaman kembali vegetasi pantai, serta pembangunan infrastruktur penahan ombak sangat dibutuhkan untuk mencegah kerusakan lebih besar.

Hingga berita ini diterbitkan, warga berharap ada penanganan cepat sebelum gelombang kembali naik dan mengancam keselamatan serta harta benda mereka.

(Editor: Rosa)

READ  “35 Unit Kerja Halteng Kompak Catat Selisih Nol: Rapi atau Rapuh?”.

Share :

Baca Juga

Daerah

Warga Sagea-Kiya Kembali Palang Jetty PT. MAI Gunakan Truk, Setelah Mobil Dirusak Alat Berat.

Daerah

Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Covid-19 Bakal Diperiksa.

Daerah

Proyek Joging Trek 2019 Gagal, Aset Tanah Pemda Halteng Kini Terancam Diperjualbelikan”.

Daerah

DLH Halteng Turun Lapangan: Tumpukan Tanah Dibersihkan, Kesadaran Warga Didorong.

Daerah

Sentuhan Humanis Ramadan, Satlantas Polres Halmahera Tengah Keliling Bangunkan Sahur.

Daerah

TIM INVESTIGASI MENILAI KALIMAT “RENEGOSIASI” TIDAK BERDASAR.

Daerah

Bermodus Proposal Minta Dana Hibah, Catut Nama JPKP.

Daerah

1.525 Karton Bir Lolos dari Pos Penjagaan Moreala, Diduga Ada Pembiaran.

You cannot copy content of this page