Home / Daerah / Nasional / Regional

Minggu, 12 Oktober 2025 - 14:17 WIB

Warga Sagea-Kiya Kembali Palang Jetty PT. MAI Gunakan Truk, Setelah Mobil Dirusak Alat Berat.

Minggu, 12 Oktober 2025. 15:15 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Ketegangan antara warga Sagea dan pihak perusahaan tambang PT. Mahakarya Abadi Indonesia (MAI) kembali pecah di wilayah Sagea–Kiya, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah.

Aksi protes warga yang menuntut penyelesaian sengketa lahan berujung pada insiden perusakan kendaraan milik warga. Berdasarkan informasi yang dihimpun Pers Tipikor.id, mobil pick-up yang digunakan warga untuk memalang akses jalan jetty perusahaan dipindahkan secara paksa menggunakan alat berat oleh pihak perusahaan hingga mengalami kerusakan pada bagian kabin dan kaca.

Kejadian itu memicu kemarahan warga. Tak lama berselang, mereka mendatangkan satu unit truk dan kembali melakukan pemalangan jalan utama menuju jetty PT. MAI. Truk diletakkan melintang di tengah badan jalan, membuat seluruh aktivitas perusahaan di kawasan tersebut lumpuh total.

“Mobil warga rusak karena dipindahkan pakai ekskavator, makanya kami ganti dengan truk. Sekarang biar mereka tahu rasa,” tulisan salah seorang warga Sagea lewat pesan WhatsApp kepada Pers Tipikor.

Aksi pemalangan kali ini berlangsung lebih tegas dan melibatkan lebih banyak warga dari dua kampung sekitar. Mereka menegaskan tidak akan membuka akses jalan sebelum pihak perusahaan maupun pemerintah daerah turun langsung menyelesaikan persoalan hak atas lahan yang selama ini diabaikan.

“Sudah berkali-kali kami sampaikan, tapi tidak ada respon. Sekarang kami minta pihak perusahaan datang ke sini, bukan hanya janji,” jelas warga.

Dilapangan menunjukkan sejumlah aparat keamanan mulai berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan bentrokan. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanda-tanda mediasi dilakukan oleh pemerintah daerah maupun pihak perusahaan.

Warga menilai tindakan perusahaan memindahkan paksa kendaraan warga menggunakan alat berat menunjukkan sikap arogan dan tidak menghormati hak masyarakat. Mereka berharap pemerintah segera turun tangan agar situasi tidak semakin memanas dan hak warga bisa segera diakui secara adil.

READ  404 Hari Tanpa Jawaban: Uang Ratusan Juta Raib di Halaman Kantor Bupati, Penanganan Kasus Masih Gelap.

(Editor: Rosa)

Share :

Baca Juga

Daerah

Blak-blakan Zulkifli Hi Bayan Ingatkan, Kontraktor Dadakan Dan Para Kepala Desa Jangan Coba-Coba Intimidasi Masyarakat.

Daerah

Usai Upacara Hari Lahir Pancasila, Kepala Rutan Weda Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba.

Daerah

Demi Kepentingan Pribadi, Dua oknum Kades Nekat Minta Uang Ke Perusahaan

Daerah

Tersisa Dua Puluh Satu Hari Bertugas, Hasil Evaluasi Pj. Bupati Masih Menjadi Misteri.

Daerah

Wabup Halteng Secara Resmi Menutup Waibulen Open Turnamen III di Weda Tengah.

Daerah

JELANG HUT 17 AGUSTUS YANG KE 78, TAMAN KANAK-KANAK NEGERI KULAYEVO ANTUSIAS MERIAHKAN LOMBA.

Daerah

Klarifikasi Pelaksana Proyek Irigasi D.I. Tilope.

Daerah

SD Negeri 1 Kota Weda Giat Jalankan Program Sholat Dhuha Setiap Jumat

You cannot copy content of this page