Jumat, 11 April 2025. 17:09 WIT.
HAL-TENG PERS | TIPIKOR.ID. Sejumlah proyek infrastruktur di Halmahera Tengah memprihatinkan. Salah satunya adalah saluran air di Desa Fidijaya, Kecamatan Weda, tepatnya di sepanjang Kantor Pos Weda.

Hasil investigasi Pers Tipikor.id menunjukkan bahwa kondisi saluran tersebut tampak terbengkalai. Air yang seharusnya mengalir justru tergenang tanpa arah yang jelas. Hal ini memunculkan pertanyaan publik: ke mana arah aliran air tersebut, dan mengapa saluran tidak difungsikan dengan baik?
Amat, salah satu warga yang ditemui di lapangan, mendesak agar DPRD tidak diam saja.“DPRD jangan tidur, jangan hanya duduk di kursi empuk. Buka mata dan lihat kondisi saluran itu. Kalau saluran di dalam kota saja seperti ini, bagaimana dengan yang tidak terlihat?” ungkapnya.
Ia menambahkan, DPRD seharusnya tidak menunggu musim hujan baru sibuk mengagendakan peninjauan. Pengawasan sebaiknya dilakukan sejak sekarang, agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
“Proyek ini dibangun sejak 2024, tapi sampai sekarang kondisinya seperti dibiarkan. Ketua DPRD dan anggota jangan hanya jadi penonton dari balik meja—turun dan lihat langsung kondisi di lapangan,” tegas Amat. (Rosa).





