Home / Daerah / Nasional / Regional

Minggu, 17 Agustus 2025 - 21:45 WIB

Spirit Kemerdekaan Menggema, Wabup Halteng Ahlan Djumadil Pimpin Prosesi Penurunan Sang Merah Putih.

Ahad, 17 Agustus 2025. 22:23 WIT.

HALTENG, PERS TIPIKOR.ID – Senja di Lapangan Falcino, Weda, menjadi saksi momen bersejarah ketika Wakil Bupati Halmahera Tengah (Halteng) Ahlan Djumadil memimpin prosesi penurunan Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Minggu (17/8/2025).

Di bawah arahan orang nomor dua di Halteng ini, upacara berlangsung khidmat, seakan mengingatkan kembali pada semangat perjuangan yang diwariskan para pendiri bangsa. Sorot mata Ahlan Djumadil yang penuh wibawa menggambarkan tekad pemerintah daerah untuk menumbuhkan nasionalisme di tengah masyarakat.

Pasukan Paskibraka Halteng tampil sempurna dalam tugasnya. Komando diberikan oleh Aipda Samsir Sair selaku Komandan Paskibraka, dibantu Dwi Rafie Maulana sebagai Komandan Pasukan 17, dan Irly Marshela Putri A. Majid sebagai pembawa baki bendera. Kekompakan mereka menjadi simbol pengabdian generasi muda Halteng kepada negeri.

“Semangat 17 Agustus bukan hanya seremonial, tetapi harus menjadi energi untuk membangun Halmahera Tengah yang lebih maju.”

Rangkaian peringatan pun ditutup dengan malam ramah tamah bersama Forkopimda dan seluruh anggota Paskibraka. Momen itu menjadi pengingat bahwa di balik meriahnya perayaan, ada pesan besar yang harus terus dijaga: Merah Putih bukan sekadar bendera, melainkan simbol persatuan dan semangat kebangsaan yang tidak boleh pudar. (Editor: Rosa).

READ  Tunda Layanan karena Kegiatan, Pihak RSUD Weda Dinilai Abaikan Hak Pasien.

Share :

Baca Juga

Daerah

Anggota DPRD Ini Didepak Dari Bacaleg Tanpa Alasan Yang Jelas.

Daerah

Layanan Internet Indihome Dikeluhkan Pelanggan.

Daerah

Persiapan Shalat Idul Fitri, Sekda Halteng Berikan Arahan di Rapat yang Dipimpin Kabag Kesra.

Daerah

Penjabat Bupati Bupati Bahri Sudirman, SH., M. Hum, Hadiri Rapat Terbuka Bersama Masyarakat Desa Lukulamo.

Daerah

Proyek Drainase Rp. 8 Miliar Lebih, Diduga Sarat Rekayasa Jadi Ajang Korupsi.

Daerah

Kejaksaan Halmahera Tengah Disorot, Terkait Pengungkapan Kasus Anggaran Covid.

Daerah

DINAS PERINDAG/PPK DIMINTA AWASI PROYEK PEMBANGUNAN”FOOD COURT AREA PASAR WEDA”.

Daerah

Sadis!! Dua Paket Proyek Drainase Masing masing Cair 30 persen, Pekerjaan Tak Kunjung Dikerjakan.

You cannot copy content of this page