Home / Daerah / Nasional / Regional

Minggu, 10 Agustus 2025 - 14:51 WIB

Di Tengah Tantangan Zaman, Generasi Qur’ani Mengukir Nama di Lauhul Mahfudz.

Ahad, 10 Agustus 2025. 15:46 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID – Di tengah derasnya arus informasi dan derasnya perubahan zaman, membentuk generasi beriman dan berakhlak mulia bukan sekadar tugas, melainkan amanah yang harus dijaga. Di saat nilai-nilai moral mulai tergerus, pendidikan Al-Qur’an menjadi benteng kokoh yang menjaga hati anak-anak dari gelombang pengaruh yang dapat menyesatkan langkah.

Dengan kesungguhan yang tak pernah luntur, TPQ Nurul Sabah kembali mengukir sejarah kebaikan melalui Hatam Al-Qur’an angkatan ke-4. Sebanyak tujuh santri menuntaskan bacaan mereka, melantunkan ayat-ayat suci yang mengalun indah, seakan mengetuk pintu langit.

Momen ini bukan hanya penanda berakhirnya pembelajaran membaca, tetapi awal dari perjalanan panjang mengamalkan setiap hikmah dan pesan Ilahi dalam kehidupan.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya fasih membaca, tetapi juga meneladani akhlak Rasulullah. Di zaman yang penuh ujian ini, Al-Qur’an harus menjadi kompas hidup mereka,” ujar M. Noh Saleh.

Rangkaian acara ini tak akan terwujud tanpa dukungan banyak pihak. Ucapan terima kasih disampaikan kepada Pemuda Weda (PNU Were), Kepala TKBM Weda, PKBM Were, serta seluruh hamba Allah yang telah berkorban harta, waktu, dan tenaga demi kelancaran kegiatan ini. Doa pun terpanjat, semoga semua amal itu dicatat sebagai pahala berlipat ganda, menjadi cahaya di dunia dan penolong di akhirat kelak.

M. Noh Saleh juga mengingatkan pesan yang menggugah: setiap langkah manusia telah tertulis di Lauhul Mahfudz—catatan agung di sisi Allah yang tak pernah salah, tak pernah terhapus. Keyakinan inilah yang harus menjadi penguat bagi para santri untuk selalu menjaga akhlak, menghindari larangan, dan berlomba-lomba dalam kebaikan. Sebab, setiap huruf yang dibaca, setiap doa yang terucap, dan setiap amal yang dilakukan akan menjadi saksi di hadapan-Nya kelak.

READ  Tim Reaksi Cepat BPBD Halmahera Tengah Pantau Titik Potensi Banjir.

Menjelang momentum peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 pada 17 Agustus mendatang, semangat kebebasan dan perjuangan bukan hanya soal merebut tanah air, tetapi juga menjaga kemerdekaan hati dan jiwa. Generasi Qur’ani yang terbentuk melalui pendidikan Al-Qur’an menjadi pilar bangsa dalam menghadapi segala tantangan zaman. Mereka adalah harapan yang akan mengisi kemerdekaan dengan nilai-nilai keimanan, akhlak mulia, dan keteguhan iman.

Hatam Al-Qur’an ini menjadi pengingat bahwa membentuk generasi Qur’ani bukanlah program musiman, melainkan jihad pendidikan yang harus terus dirawat. Sebab, di tengah gelapnya arus zaman, nilai-nilai agama akan selalu menjadi cahaya yang menuntun langkah menuju masa depan yang diridhai Allah.

(Editor: Rosa)

Share :

Baca Juga

Daerah

Ketua Paguyuban Maluku Satu Rasa (M1R), Samuel Salaka Ajak Jaga Keamanan Jelang Pilkada.

Daerah

DPD PAN Halmahera Tengah Buka Penjaringan Bakal Calon Ketua, Empat Kandidat Siap Bertarung.

Daerah

Pj Bupati Tak Bernyali Inspeksi Proyek Islamic Center.

Hukrim

Dukungan dari DPW Prabowo Subianto Indonesia Satu ( Pastisatu ) resmi ke Paket Mustika Halteng.

Daerah

Terkait Kasus Penganiayaan, Kasat Reskrim; Korban Sudah Dua Kali Dipanggil Tapi Tidak Datang

Daerah

Pj Bupati, Monitoring Pekerjaan Pembangunan Intake Dan Water Treatment Air Bersih

Daerah

Menuju Parlemen, 7 Srikandi PKB Siap Optimis Mutlak Raih Kursi Pilcaleg DPRD Halmahera Tengah.

Daerah

Pj. Bupati Halteng Membuka Rakor PMO Implementasi Kurikulum Merdeka 2024.

You cannot copy content of this page