Home / Daerah / Nasional / Regional

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:04 WIB

Proyek Bronjong Dikerjakan Tanpa Identitas Proyek, Indikasi Penyimpangan Anggaran Menguat.

Sabtu, 13 Desember 2025.12:01 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Proyek pemasangan bronjong di kawasan Gunung Ake Ici, Kabupaten Halmahera Tengah, yang dikerjakan pada Desember 2025, kembali menuai sorotan tajam. Proyek yang diduga menggunakan anggaran negara itu terpantau dikerjakan tanpa papan informasi, sebuah pelanggaran mendasar yang memunculkan dugaan kuat adanya praktik proyek siluman dan ketidaktransparanan dalam pengelolaan anggaran publik.

Hasil pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas pemasangan bronjong berjalan tanpa identitas proyek yang jelas. Tidak ada keterangan mengenai nama kegiatan, nilai anggaran, sumber dana, pelaksana pekerjaan, maupun masa pelaksanaan. Kondisi ini secara langsung menutup akses publik untuk melakukan pengawasan dan menimbulkan pertanyaan serius terkait akuntabilitas proyek tersebut.

Ketiadaan papan proyek bukan sekadar kesalahan administratif. Dalam praktik pengelolaan keuangan negara, hal ini merupakan bentuk pengabaian terhadap prinsip keterbukaan informasi publik dan membuka ruang lebar terjadinya penyimpangan, mulai dari manipulasi volume pekerjaan, penggunaan material di bawah spesifikasi, hingga dugaan mark-up anggaran.

Lebih ironis, proyek bronjong yang berfungsi melindungi kawasan rawan longsor justru dikerjakan dengan cara yang tidak transparan. Tanpa informasi terbuka, masyarakat tidak dapat memastikan apakah pekerjaan ini telah melalui perencanaan teknis yang benar, diawasi secara ketat, dan dilaksanakan sesuai standar keselamatan konstruksi.

Kondisi ini menimbulkan dugaan kuat lemahnya pengawasan internal, bahkan tidak menutup kemungkinan adanya pembiaran oleh pihak-pihak yang bertanggung jawab, termasuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), konsultan pengawas, serta instansi teknis terkait. Jika dibiarkan, praktik semacam ini berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara dan membahayakan keselamatan publik.

Atas dasar temuan tersebut, Kejaksaan dan Kepolisian didesak untuk segera turun ke lapangan melakukan penyelidikan menyeluruh. Aparat penegak hukum diminta membuka seluruh dokumen proyek, menelusuri sumber anggaran, mekanisme pengadaan, hingga pelaksanaan fisik di lapangan, guna memastikan tidak ada pelanggaran hukum maupun tindak pidana korupsi.

READ  Aneh!!!! Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Dipolisikan.

Hingga berita ini diturunkan, proyek pemasangan bronjong di Gunung Ake Ici masih terus berjalan tanpa papan informasi resmi. Publik menunggu langkah tegas aparat penegak hukum untuk memastikan pembangunan daerah tidak dijalankan secara tertutup dan bebas dari praktik yang merugikan keuangan negara.

(Editor: Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Saat Pemuda Bicara Perubahan: Rudi Karim Maju di Pilkades Nurweda 2026, Bawa Agenda Transparansi Desa.

Daerah

Dukung Pendidikan Berkualitas, Pemkab Halteng Soroti Peran Guru hingga Larangan Pungli.

Daerah

KONTRAKTOR, DAN KADIS DPMPTSP HARUS BERTANGGUNJAWAB.

Daerah

Jembatan Penghubung Dotte–Sibenpopo Mulai Putus, Warga Minta Berhati-hati.

Daerah

FPTI Provinsi Maluku Utar Gelar Rapat Konsolidasi di Kafe 90 Derajat, Bahas Program Kerja dan Penguatan Organisasi.

Daerah

Centang Biru, Tak Ada Jawaban: Kadis Perkim Halteng Bungkam soal Temuan BPK Rp1,7 Miliar.

Daerah

SATLANTAS POLRES HALMAHERA TENGAH GELAR BAKSOS RELIGI SERENTAK.

Daerah

Dana Desa, Dan Tantangan Pemerataan Pembangunan,Memerlukan Pendekatan Bertahap.

You cannot copy content of this page