Home / Daerah / Nasional / Regional

Sabtu, 21 September 2024 - 22:20 WIB

Aparat Penegak Hukum Diminta Lidik Proyek Rumah Layak Huni Desa Kya Kecamatan Weda Utara.

Sabtu, 21 September 2024.23:11 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.
Aparat penegak hukum (APH) patut melidik proyek pembangunan rumah layak huni (RLH) yang melekat pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Halmahera Tengah.

Pasalnya, berdasarkan Penulusuran Pers Tipikor.id, pada 20/09/2024, terdapat
pengerjaan dua unit RLH mulai dari tahun 2023 sampai dengan saat ini tak selesai.

Kedua proyek tersebut dikerjakan oleh Cv. Bima Star dengan nomor kontrak 640/138/SPK-PB 22/DPKPP-HT/2023, sumber dana APBD tahun 2023.

Berdasarkan hasil wawancara langsung Pers Tipikor.id dengan salah satu penerima RLH mengatakan, karena proyek rumah ini sudah tidak dikerjakan oleh pihak kontraktor, saya sendiri yang harus mengeluarkan uang pribadi, untuk membeli sejumlah material guna menyelesaikan pekerjaan yang telah ditinggalkan kontraktor, ungkap penerima RLH yang tidak mau ditulis namanya.

Karena itu, Sarif yang juga memantau langsung kondisi dua unit RLH tersebut,  meminta Aparat Penegak Hukum baik kepolisian maupun kejaksaan Halmahera Tengah, untuk secepatnya bisa mengusut tuntas proyek pembangunan rumah layak huni tersebut. Terutama memanggil pihak rekanan penyedia, harapnya.

“Hal ini sangat kita sayangkan. Sebab seharusnya proyek tersebut harus selesai, tetapi kenyataannya seperti itu, yang pada akhirnya masyarakat sebagai penerima manfaat harus membiayai proyek tersebut. Kan tidak ada gunanya kalau itu proyek lantas penerima harus membiayai”, tegasnya.

“Saran saya sebaiknya ini sudah sewajarnya pihak Aparat Penegak Hukum untuk memeriksa, ini harus, pihak kontraktor tidak hanya menghitung-hitung keuntungan, sebab setahu kami setiap proyek yang telah dianggarkan keuntungan kontraktor sudah dibagi dari setiap anggaran proyek”, jelasnya. (Rosa).

READ  Setelah Disorot, Proyek Tahun 2024 Ini Dikerjakan Lagi — Marvel: Saya Cuma Diperintahkan Melanjutkan.

Share :

Baca Juga

Daerah

Dermaga Patani Timur Rusak Dihantam Ombak, Warga Harapkan Perhatian Pemerintah dan DPRD

Daerah

Pertemuan Bersama Wakil Bupati dan Putra Sian Arimawa di Tengah Sengketa Pilkades Fritu, Netralitas Panitia dan BPD Dipertanyakan.

Daerah

Kuat Dugaan, Tanah Desa Dijual Tanpa Musyawarah, Warga Desak Aparat Turun Tangan.

Daerah

GONJANG GANJING INTERVENSI TENDER, PRAKTISI HUKUM SEBUT, DISINYALIR ADANYA MONOPOLI.

Daerah

Pj Bupati, Monitoring Pekerjaan Pembangunan Intake Dan Water Treatment Air Bersih

Daerah

“Pemindahan Limbah B3 Oli dari KM Cantika 10 C ke Truk Fuso Disorot, Pengawasan Pelabuhan Dipertanyakan”.

Daerah

Disinyalir Proyek Drainase Milik ASN, Ruas Jalan Loman Sif Ambruk.

Daerah

Ribuan Masa Pendukung/Simpatisan Elang-Rahim Padati Apel Kemenangan.

You cannot copy content of this page