Sabtu, 22 Agustus 2026.19:12 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Langkah Koperasi Desa Merah Putih Wairoro Indah, Kecamatan Weda Selatan, Kabupaten Halmahera Tengah, untuk masuk ke dalam rantai pasok industri terus bergerak. Peluang tersebut semakin terbuka setelah koperasi menindaklanjuti kerja sama dengan PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP).
Kerja sama antara kedua pihak sebelumnya telah dituangkan dalam nota kesepahaman
atau Memorandum of Understanding (MoU)
Nomor 09/KDMP/WI/IV/2026 dan Nomor Q/IWIP/MOU/IV/2026/002, tertanggal 27 April 2026, tentang penyediaan bahan pangan/hortikultura.
MoU tersebut menjadi salah satu pijakan bagi Koperasi Desa Merah Putih Wairoro Indah untuk mendorong produk lokal masuk ke pasar industri yang memiliki kebutuhan komoditas dalam jumlah besar dan berkelanjutan.
Tindak lanjut kerja sama itu kembali dibahas dalam pertemuan yang berlangsung pada Sabtu, 22 Agustus 2026, di Ruang VIP Rumah Makan Irawati, Desa Fidijaya Kecamatan Weda.
Dalam pertemuan tersebut, Koperasi Desa Merah Putih Wairoro Indah mengajukan sejumlah komoditas yang dinilai memiliki potensi untuk memenuhi kebutuhan perusahaan. Komoditas yang diajukan meliputi ikan laut dasar dan ikan laut permukaan, sayur-mayur, beras, gula, minyak goreng, semangka, melon, dan jeruk manis.
Beragamnya komoditas yang diajukan menunjukkan bahwa koperasi tidak hanya melihat peluang dari sektor hortikultura, tetapi juga berupaya membangun sistem penyediaan bahan pangan yang lebih luas untuk mendukung kebutuhan pasar industri.
Pihak PT IWIP menyampaikan bahwa perusahaan tetap membuka kesempatan bagi Koperasi Desa Merah Putih Wairoro Indah untuk memasok komoditas yang ditawarkan. Pernyataan tersebut menjadi sinyal positif bagi koperasi dan masyarakat lokal yang selama ini memiliki potensi produksi pertanian, namun masih menghadapi tantangan dalam memperluas akses pasar.
Jika peluang tersebut dapat direalisasikan secara berkelanjutan, kerja sama ini tidak sekadar berbicara mengenai transaksi komoditas, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem ekonomi lokal yang terhubung langsung dengan kawasan industri.
Ketua Koperasi Desa Merah Putih Wairoro Indah, Taufik Zakaria, mengatakan pihaknya menyambut positif keterbukaan PT IWIP tersebut. Menurutnya, koperasi akan berupaya memastikan komoditas yang ditawarkan dapat memenuhi standar kebutuhan perusahaan, baik dari sisi kualitas, jumlah maupun kontinuitas pasokan.
.“Kami ingin kerja sama ini tidak berhenti pada MoU, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya para petani dan pelaku usaha di desa,” ujar Taufik.
Selain itu kehadiran pemerintah daerah dalam pertemuan tersebut turut memperkuat arah kerja sama. Perwakilan dari Dinas Koperasi dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Halmahera Tengah yang juga di undang oleh Ketua Koperasi Desa Merah Putih Wairoro Indah melalui kepala dinas masing-masing.
Para kepala bidang yang hadir menyatakan kesiapan untuk mendukung kerja sama antara Koperasi Desa Merah Putih Wairoro Indah dan PT IWIP. Dukungan tersebut diarahkan pada penguatan kapasitas koperasi, pengembangan usaha, serta mendorong agar komoditas lokal memiliki akses pasar yang lebih luas.
Bagi koperasi desa, masuk ke dalam rantai pasok perusahaan industri merupakan peluang strategis. Koperasi tidak hanya berperan sebagai lembaga ekonomi desa, tetapi juga dapat menjadi jembatan yang menghubungkan hasil produksi masyarakat dengan kebutuhan industri.
Di sisi lain, bagi masyarakat, terbukanya akses pasar dapat menciptakan kepastian permintaan terhadap hasil pertanian. Petani dan pelaku usaha lokal memiliki peluang untuk meningkatkan produksi apabila kebutuhan perusahaan dapat dipenuhi secara konsisten, baik dari sisi volume, kualitas maupun kontinuitas pasokan.
Langkah Koperasi Desa Merah Putih Wairoro Indah tersebut menjadi gambaran bahwa pembangunan kawasan industri tidak semata-mata berbicara mengenai investasi dan produksi, tetapi juga tentang sejauh mana masyarakat lokal dapat mengambil bagian dalam perputaran ekonomi yang lahir dari investasi tersebut.
Karena itu, tindak lanjut MoU antara Koperasi Desa Merah Putih Wairoro Indah dan PT IWIP dinilai memiliki arti strategis. Jika diwujudkan dalam kerja sama pasokan yang berkelanjutan, langkah tersebut berpotensi menjadi model kemitraan antara koperasi desa, pemerintah daerah, dan industri yang dapat memperkuat ekonomi masyarakat di tengah pertumbuhan kawasan industri di Halmahera Tengah.
Dengan demikian, semangka, melon, dan jeruk manis yang ditawarkan koperasi bukan sekadar komoditas. Di baliknya terdapat harapan agar produk masyarakat desa dapat masuk ke pasar industri, menciptakan nilai ekonomi baru, dan memastikan masyarakat lokal ikut merasakan manfaat dari geliat investasi yang berkembang di Halmahera Tengah.
Diakhir tulisan kata Taufik, selain potensi lokal dari hasil petani di Wairoro Indah seperti buah-buahan, sayur mayur, kami juga sudah kerja sama dengan Nelayan dari Pesisir weda Selatan dan Nelayan di Pesisir Patani serta Patani Utara, ungkap Taufik. (Editor: Rosa).


