Selasa, 8 Juli 2025.02:18 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID —Sebanyak 14 kegiatan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Halmahera Tengah tahun anggaran 2024 tercatat tidak direalisasikan sama sekali, dengan nilai pagu mencapai Rp931.650.000. Fakta ini terungkap berdasarkan dokumen resmi realisasi anggaran Dinas Pendidikan yang bersumber dari Laporan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) hingga triwulan II tahun 2024.
Temuan ini menunjukkan bahwa hampir Rp1 miliar uang rakyat hanya tertulis di atas kertas, tanpa satu pun kegiatan berjalan di lapangan. Berikut rincian lengkap kegiatan yang nihil realisasi berdasarkan kode rekening dan nomenklatur resminya: 1. 1.01.01.2.08.0003 – Penyediaan Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor Pagu: Rp30.065.800 | Realisasi: Rp0.
2. 1.01.01.2.09.0010 – Pemeliharaan/Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Gedung Kantor atau Bangunan Lainnya Pagu: Rp150.000.000 | Realisasi: Rp0.
3. 1.01.02.2.01.0048 – Rehabilitasi Sedang/Berat Sarana, Prasarana dan Utilitas Sekolah Dasar Pagu: Rp97.800.000 | Realisasi: Rp0.
4. 1.01.02.2.02.0018 – Rehabilitasi Sedang/Berat Laboratorium SMP . Pagu: Rp200.000.000 | Realisasi: Rp0.
5. 1.01.02.2.02.0021 – Rehabilitasi Rumah Dinas Kepala Sekolah/Guru SMP . Pagu: Rp145.399.000 | Realisasi: Rp0.
6. 1.01.02.2.02.0034 – Perlengkapan Belajar Peserta Didik SMP . Pagu: Rp225.000.000 | Realisasi: Rp0.
7. 1.01.02.2.02.0035 – Pengadaan Alat Praktik dan Peraga Siswa SMP . Pagu: Rp113.850.000 | Realisasi: Rp0.
8. 1.01.02.2.02.0064 – Rehabilitasi Ruang Guru/Kepala Sekolah/TU SMP . Pagu: Rp151.290.000 | Realisasi: Rp0.
9. 1.01.02.2.03.0040 – Pengadaan Perlengkapan Sekolah PAUD . Pagu: Rp49.171.800 | Realisasi: Rp0.
10. 1.01.02.2.04.0027 – Koordinasi, Perencanaan, Supervisi dan Evaluasi Kesetaraan Pagu: Rp161.398.448 Realisasi: Rp0.
11. 1.01.02.2.04.0040 – Pengadaan Perlengkapan Sekolah Kesetaraan . Pagu: Rp49.171.800 | Realisasi: Rp0.
12. 1.01.02.2.04.0048 – Pengadaan Mebel Sekolah Kesetaraan Pagu: Rp40.648.000 Realisasi: Rp0.
13. 1.01.02.2.02.0005 – Pembangunan Perpustakaan SMP Pagu: Rp0 Realisasi: Rp0
(Catatan: Tidak tersedia alokasi, namun terdaftar sebagai kegiatan aktif).
14. 1.01.01.2.07.0010 – Pengadaan Sarana dan Prasarana Gedung Kantor atau Bangunan Lainnya . Pagu: Rp1.320.000.000 | Realisasi: Rp720.140.000 . (Catatan: Masih menyisakan Rp599.860.000 yang belum direalisasikan sampai semester pertama 2024)
Jika ditotal, kegiatan yang sama sekali tidak berjalan (Rp931.650.000) setara dengan hampir 10 persen dari total belanja langsung Dinas Pendidikan pada subbidang pendidikan dasar dan manajemen layanan pendidikan.
Kondisi ini bukan hanya menandakan mandeknya pelaksanaan fisik pendidikan, tetapi juga membuka ruang tanya soal kemampuan perencanaan dan pengawasan pemerintah daerah.“Tidak terealisasinya kegiatan bukan hanya soal teknis. Itu bisa mencerminkan ketidakseriusan atau potensi praktik pembiaran anggaran. Dalam beberapa kasus, ini bisa mengarah pada pelanggaran prinsip efisiensi dan akuntabilitas publik,”— ungkap seorang sumber yang tidak mau namanya ditulis.
Sampai berita ini dipublikasikan, Pers Tipikor id belum mendapatkan penjelasan resmi dari Dinas Pendidikan.
Ketika hampir Rp1 miliar anggaran pendidikan hanya menjadi catatan angka tanpa wujud di lapangan, publik berhak bertanya: ke mana arah pemerintahan ini sebenarnya? Di tengah kondisi ini, DPRD dan lembaga pengawasan tak bisa terus membisu. Transparansi dan tanggung jawab bukan sekadar pilihan, tapi mandat atas nama rakyat. (Editor: Rosa).



