Home / Daerah / Hukrim / Nasional / Regional

Kamis, 27 Juli 2023 - 22:49 WIB

“PROYEK JOGING TREK LUPUT DARI PERHATIAN”.

Kamis, 27 Juni 2023.23:42 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR-ID.
Terkuak!!!! Salah satu proyek di tahun 2019 lalu yang dimenangkan oleh CV. LOIFA yang juga telah dilakukan tanda tangan kontrak pada 12 Agustus 2019 luput dari perhatian, Aparat Penegak Hukum (APH) dan kita semua.

Pasalnya, proyek dengan sumber dana APBD/DAU nilai pagu sebesar Rp. 475.000.000,00,- Total nilai kontrak sebesar Rp. 465.676.422,99,- sampai dengan saat ini dampak dari proyek tersebut tidak ada sama sekali, ungkap salah satu warga.

“Jelas tidak di nikmati oleh publik karena memang mulai dari awal pekerjaan proyek tersebut tidak terlihat capaian/progresnya.

Kalau seperti ini itu artinya hanya pihak kontraktor yang kenyang, sementara proyek tersebut telah di tumbuhi semak belukar.

Proyek yang dianggarkan ratusan juta rupiah dengan titik koordinat antara depan kediaman Bupati, depan kantor DPRD, Bappeda dan PUPR tersebut sangat miris. Aneh juga anggaran tersebut seperti dibuang saja tanpa ada hasilnya.

Olehnya, itu kami berharap agar Kejati, Polda Kejasaan dan Polres periksa kontraktor dan PPK, ini jelas kerugian negara dan daerah, dan jelasnya, masyarakat juga tidak menerima dampak dari proyek tersebut. tegasnya. (Rosa).

READ  Selain Menjadi Misteri, Warga Berharap Proyek APBD 2025 Ini Secepatnya Bisa Difungsikan.

Share :

Baca Juga

Daerah

“Pencairan Termin IV Proyek Islamic Center, PPTK dan Bendahara Disorot”.

Daerah

Bukti Kwitansi Palsu Terbongkar, Warga Seret Oknum ASN Pemkab Halteng.

Daerah

Wow!!!!! Koalisi Mahasiswa Maluku Utara Bombardir Sejumlah Kasus Di KPK.

Daerah

Kepala Desa Sagea Turun Orasi, Desak PT MAI Ganti Rugi Dua Mobil Warga yang Dirusak.

Daerah

9 Orang Terperiksa, Dugaan Korupsi Belanja Obat Covid-19,Kejari Halteng Diduga Kurang Gas.

Daerah

Bukti Pelanggaran ASN Kian Menjadi, Bawaslu Dan Panwascam Diminta Tegas.

Daerah

Terumbu Karang Dibongkar Jadi MaterialProyek, Sejumlah Pihak Terkesan Pura-Pura Buta.

Daerah

Penjabat Bupati Sebut, “PLT Itu Harus Sesuai Kompetensi Bukan Selera Pimpinan”.

You cannot copy content of this page