Home / Daerah / Nasional / Regional

Senin, 15 Desember 2025 - 17:59 WIB

Berubah Bak Jalan Hauling Perusahaan, Warga Desak Kodim Tegur Truk Pengangkut Tanah di KM 3.

Senin, 15 Desember 2025.18:57 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Kondisi jalan di perempatan Kilometer Tiga (KM 3), tepatnya di depan Resto D’Bosco, kian memprihatinkan. Jalan umum yang seharusnya menjadi akses utama masyarakat justru berubah bak jalan hauling perusahaan, dipenuhi tanah dan lumpur sehingga sangat tidak layak dilalui pengguna jalan.

Pantauan Pers Tipikor.id di lapangan menunjukkan, kondisi jalan yang kotor dan berlumpur membentang hingga hampir mencapai depan Markas Kodim. Permukaan jalan tampak bergelombang dan licin, menyerupai jalur operasional kendaraan berat, bukan jalan umum di kawasan perkotaan.

Kondisi tersebut dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan. Pengendara roda dua terpantau harus ekstra hati-hati untuk menghindari tergelincir, sementara kendaraan roda empat terpaksa memperlambat laju saat melintas di lokasi tersebut.

Seorang warga yang ditemui di lokasi menyayangkan pembiaran kondisi jalan yang terus dibiarkan kotor dan berlumpur. Menurutnya, jalan di KM 3 merupakan fasilitas publik yang digunakan masyarakat setiap hari, bukan jalur khusus untuk kepentingan segelintir pihak.

“Ini jalan umum, tapi kondisinya seperti jalan hauling perusahaan. Harusnya dibersihkan, jangan dibiarkan seperti ini,” tegas Udin, salah seorang warga.

Warga juga menyoroti aktivitas truk pengangkut material tanah yang melintas tanpa pengawasan. Ironisnya, hampir seluruh truk terpantau tidak menutup muatan dengan terpal, sehingga tanah berjatuhan di badan jalan dan memperparah kondisi becek.

Masyarakat pun meminta pihak Kodim yang berada tidak jauh dari lokasi agar turut mengambil peran menegur para sopir truk pengangkut material tersebut demi menjaga ketertiban dan keselamatan pengguna jalan.

Selaku warga, mereka mendesak instansi terkait segera melakukan pembersihan serta penanganan serius. Selain mengganggu aktivitas masyarakat, kondisi jalan saat ini dinilai mencerminkan lemahnya pengawasan terhadap pemanfaatan dan pemeliharaan fasilitas umum. (Editor: Rosa).

READ  PROYEK PEMPROV AMBRUK, TELAH DIKERJAKAN KEMBALI.

Share :

Baca Juga

Daerah

Kerancuhan Sosialisasi Amdal PT Iwip Menuai Sorotan

Daerah

Janji Pemenuhan Air Bersih, Begini Kata Mantan Pj Bupati Ikram M Sangaji.

Daerah

LEPAS KONTROL, PROYEK MEKI/SILUMAN TANPA PAPAN NAMA PROYEK MENGGILA.

Daerah

Tiga Siswa SD Halteng Berlaga di Olimpiade Matematika GASING Nasional di Banyuwangi.

Daerah

Puluhan Rumah Layak Huni (RLH) Tak Tuntas, Aparat Penegak Hukum (APH) Diminta Dalami.

Daerah

Warga Sagea dan Kiya Kembali Gelar Aksi, Bergerak dari Kantor Camat Weda Utara Menuju PT MAI.

Daerah

Sederet Proyek RTLH di Era Mantan Pj. Bupati Ikram M Sangaji Tak Tuntas.

Daerah

ATAS PERINTAH, “PROYEK 2 MILIAR 500 JUTA LEBIH DIKERJAKAN SUBKONTRAKTOR”

You cannot copy content of this page