Home / Daerah

Senin, 7 Maret 2022 - 23:19 WIB

Kerancuhan Sosialisasi Amdal PT Iwip Menuai Sorotan

Senin, 7/03/2022.

𝐓𝐈𝐏𝐈𝐊𝐎𝐑.𝐢𝐝 HALTENG – PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (Iwip) diduga lakukan sosialisasi revisi Analisa Dampak Lingkungan (Amdal) terkesan sembunyi-sembunyi dari segala informasi terhadap warga lingkar tambang di Kabupaten Halmahera Tengah.

Sebab pada acara sosialisasi yang di gelar oleh PT Iwip (Bagian eksternal) yang bertempat di Hotel Tiara itu, hadir para kepala desa lingkar tambang, pak camat kecamatan weda, ibu camat kecamatan weda tengah, ibu camat weda utara tapi tak terlihat warga masyarakat bahkan dari kalangan akademisi, walaupun acara sosialisasi itu sifatnya Meting Zoom, beber ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Halmahera Tengah Husen Ismail.

Menurutnya, dari hal ini saja sudah menyalahi aturan tentang keterbukaan informasi publik (KIP). Harusnya dalam rencana revisi untuk pengembangan dan optimalisasi amdal hal itu harus ada penyesuaian yang sangat serius, dan butuh kajian dari segala sisi ketika akan di adakan pembaruan/revisi Amdal.

Pasalnya, “pada proses rencana revisi penyusunan Amdal yang baru tadi, telah terjadi kejanggalan dan diduga dilakukan dalam proses yang tidak transparan. Kata ketua KNPI, sosialisasi tadi itu, “terkesan sembunyi-sembunyi, hingga terindikasi diduga itu adalah bagian dari memanipulasi atas persetujuan warga”, ungkapnya.

Karena sosialisasi amdal itu bagian dari dimensi publik, saat akan di revisi amdal tersebut, hal ini sangat jelas di atur dalam UU Lingkungan No 32 punya komitmen dari perencanaan, pemanfaatan, kemudian pengendalian, pemeliharaan, pengawasan dan penegakan hukum. Jadi amdal itu sebetulnya adalah di pengendalian, agar tidak berdampak negatif terhadap lingkungan yang ada.

Dan untuk perencanaan, sebenarnya ada sebutan inventarisasi, rencana pengelolaan lingkungan hidup, juga Kajian Lingkungan Hidup Strategis, bukan asal sosialisasi begitu saja, ujarnya.

READ  Pekerjaan Proyek Siluman Tidak Ada Papan Nama, Dibongkar Lagi

Maka kalau itu semua sudah ada instrumen perencanaan yang tersosialisasi dengan baik ke masyarakat, maka amdal akan jauh lebih baik, sesuai harapan masyarakat, tutupnya. (Rosa)

Share :

Baca Juga

Daerah

Mencuat Dugaan Manipulasi Proses Tukar Guling Tanah Milik Pemda.

Daerah

JALAN LAPEN KE HOTMIX TAK TUNTAS, KONTRAKTOR HARUS BERTANGGUNG JAWAB.

Daerah

Penggusuran Jalan Wedana Tahap II Tuai Protes, Warga Tunggu Komisi III DPRD Halteng Dilokasi.

Daerah

“Tuntas Lewat Mediasi: PT Hilcon Penuhi Kewajiban ke Eks Karyawan Site Lelilef”.

Daerah

Tangkapan Percakapan Layar Group WhatsApp Diduga Kepala Desa Loleo Tak Netral.

Daerah

Mendadak Tim Kejaksaan Lakukan Penggeledahan dan Penyitaan Dokumen Dugaan Tipikor Di Dinas Perkim.

Daerah

Ruang Fiskal Menyempit, Hilirisasi Rempah Disebut Kunci Kemandirian Keuangan Daerah.

Daerah

Pangan Murah Bukti Sinergi Pemda Halteng dan Kodim 1512/Weda untuk Rakyat.

You cannot copy content of this page