Rabu, 19 November 2025.15:08 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Maluku Utara terus memperkokoh eksistensinya melalui langkah pembinaan atlet dan peningkatan kualitas sumber daya pelatih. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum FPTI Maluku Utara, M. Fitra Ali, organisasi ini menunjukkan komitmen kuat untuk memajukan olahraga panjat tebing di wilayah Maluku Utara.
Pengurus FPTI Malut yang baru dilantik pada September 2025 langsung tancap gas dengan memberangkatkan sejumlah pelatih untuk mengikuti Pelatihan Pelatih Level 2 Nasional di berbagai daerah. Program ini tidak hanya memberikan lisensi kepelatihan nasional, tetapi juga memperkaya kompetensi pelatih dalam mengasah kemampuan atlet panjat tebing di daerah.
Saat ini FPTI Maluku Utara telah memiliki empat orang pelatih berlisensi nasional. Selain itu, satu pelatih dari FPTI Halmahera Tengah juga tengah mengikuti Pelatihan Pelatih Level 2 yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, pada 18–23 November 2025.
Tidak hanya fokus pada penguatan pelatih, FPTI Maluku Utara juga aktif berpartisipasi dalam berbagai Kejuaraan Nasional. Pada Kejurnas Kelompok Usia di Tangerang, Banten, FPTI Malut mengirimkan empat atlet. Sementara pada Kejuaraan Nasional Seri I di Kota Manado, lima atlet asal Maluku Utara turut tampil dan menambah deretan peserta dari daerah ini.
Selanjutnya, pada Kejurnas Tingkat Umum yang akan digelar pada 25–29 November 2025 di Kota Semarang, FPTI Maluku Utara kembali mengirim satu atlet dari Klub Triple C yang bernaung di bawah FPTI Halmahera Tengah.
Sebagai bentuk kepercayaan Pengurus Pusat FPTI, Maluku Utara juga ditunjuk sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) FPTI 2025, yang akan dilaksanakan di Kota Ternate pada 5–7 Desember 2025. Penunjukan ini menjadi bukti keseriusan Ketua Umum dan jajaran pengurus dalam menjalankan amanah serta memperkuat peran FPTI Malut di tingkat nasional.
Dengan berbagai langkah strategis ini, FPTI Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan atlet berprestasi dan meningkatkan daya saing olahraga panjat tebing di kawasan timur Indonesia.
(Editor: Rosa).




