Home / Daerah / Hukrim / Nasional / Regional

Senin, 1 Juli 2024 - 20:39 WIB

Tokoh Pemuda Menegaskan, Aparat Penegak Hukum Harus Swiping Senjata Tajam Ditiap Kos-kosan.

Senin, 1 Juli 2024.21:30 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.
Konflik antar warga kembali terjadi di Desa Lelilef Sawai kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah, sekira pada pukul 17:30 WIT.

Simon Burnama, kepada Pers Tipikor.id mengatakan, konflik yang terjadi sesungguhnya sangat menggangu ketertiban kami selaku warga setempat, ujarnya.

Kata Simon, tindakan para oknum ini sangat keterlaluan. Ini sudah melanggar aturan baik itu hukum, serta norma-norma yang berlaku di daerah ini, jelasnya.

Kata Simon, Para oknum yang membawa senjata tajam (Sajam) ini menimbulkan keresahan bagi kami.
Oleh karena sebagai tokoh pemuda, kami mengecam tindakan para oknum yang membuat keributan dengan membawa Senjata tajam.

Perlu juga kami, tegaskan kepada pihak keamanan agar mengambil tindakan tegas kepada para oknum dan segera melakukan Swiping disetiap kos-kosan agar setiap Senjata Tajam berupa parang dan lain-lain disita, harapnya.

“Datanggi semua kos-kosan dan sita semua jenis senjata tajam yang ada”. Hal ini tidak boleh lagi dibiarkan, tegasnya. (Rosa)

READ  Menuju Ternate, PBSI Halteng Turunkan 15 Pasangan Atlet, di Piala Gubernur 2025.

Share :

Baca Juga

Daerah

Nuansa Lebaran Masih Terasa, Kepala BKPSDM Halteng Arman Alting Gelar Open House.

Daerah

Ketua Komite Sekolah MTS Negeri 1 Halmahera Tengah Klarifikasi Terkait Seragam Siswa.

Daerah

Polres Halteng Pererat Silaturahmi dengan Sholat Tarawih Keliling.

Daerah

Diduga Gratifikasi, Aparat Penegak Hukum Diminta, Verifikasi Aset Mantan Bupati.

Daerah

Tiga Orang Pegawai Dinas Perhubungan Bakal di Periksa.

Daerah

Pasar Murah Ramai Dikritisi Sejumlah Akun Facebook. Operasi Pasar Murah Dinilai Tidak Efektif Tekan Inflasi.

Daerah

Langkah Nyata Fahrul Musa: Uji Baca-Tulis dan Deteksi Dini Disleksia di Sekolah Weda Utara.

Daerah

Devi Dodi Diantoro Tegaskan Pengawasan Jalan Hotmix Weda Selatan, Pemadatan Dinilai Belum Maksimal.

You cannot copy content of this page