Kamis, 13 November 2025.21:03 WIT.
HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Salah Satu jalan utama di Desa Wedana, Kecamatan Weda, kini berubah drastis. Sejak proyek penimbunan terminal baru dimulai, truk-truk pengangkut material bolak-balik meninggalkan debu di siang hari dan lumpur saat hujan. Jalan itu kini tampak seperti jalur hauling perusahaan tambang, jauh dari fungsi jalan publik yang seharusnya.
Wedana selama ini dikenal sebagai salah satu desa bersih dan tertata di Halmahera Tengah. Namun, diduga kelalaian kontraktor proyek, CV Satu Gaki, membuat reputasi desa terancam. Debu dan lumpur menutupi jalan, mengganggu aktivitas warga, termasuk pelajar dan jamaah masjid di sekitarnya.
Pantauan Pers Tipikor.id menunjukkan, pihak pelaksana proyek belum melakukan langkah serius untuk meminimalkan dampak. Penyiraman jalan tidak dilakukan, sementara material timbunan dibiarkan menumpuk di bahu jalan, memperkuat kesan bahwa kontraktor mengabaikan keselamatan dan kenyamanan warga. Jalan yang semula bersih kini berubah seperti jalur tambang liar.
Sampai berita ini dipublikasi Pers Tipikor id belum dapat mengkonfirmasi pihak kontraktor. Cv Satu Gaki.(Editor: Rosa).




