Home / Daerah / Nasional / Regional

Kamis, 13 November 2025 - 20:06 WIB

Salah Satu Jalan Utama di Desa Wedana Kini Bagaikan Jalur Hauling.

Kamis, 13 November 2025.21:03 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID — Salah Satu jalan utama di Desa Wedana, Kecamatan Weda, kini berubah drastis. Sejak proyek penimbunan terminal baru dimulai, truk-truk pengangkut material bolak-balik meninggalkan debu di siang hari dan lumpur saat hujan. Jalan itu kini tampak seperti jalur hauling perusahaan tambang, jauh dari fungsi jalan publik yang seharusnya.

Wedana selama ini dikenal sebagai salah satu desa bersih dan tertata di Halmahera Tengah. Namun, diduga kelalaian kontraktor proyek, CV Satu Gaki, membuat reputasi desa terancam. Debu dan lumpur menutupi jalan, mengganggu aktivitas warga, termasuk pelajar dan jamaah masjid di sekitarnya.

Pantauan Pers Tipikor.id menunjukkan, pihak pelaksana proyek belum melakukan langkah serius untuk meminimalkan dampak. Penyiraman jalan tidak dilakukan, sementara material timbunan dibiarkan menumpuk di bahu jalan, memperkuat kesan bahwa kontraktor mengabaikan keselamatan dan kenyamanan warga. Jalan yang semula bersih kini berubah seperti jalur tambang liar.

Sampai berita ini dipublikasi Pers Tipikor id belum dapat mengkonfirmasi pihak kontraktor. Cv Satu Gaki.(Editor: Rosa).

READ  Pelantikan Esalon Dua Diduga Cacat Administrasi, Penjabat Bupati Diminta Tegas.

Share :

Baca Juga

Daerah

DPRD Halteng Turun Tangan, Konflik PT Zhong Hai dan Warga Sagea Masuk Meja Mediasi.

Daerah

DPRD dan Dinas Transmigrasi Halteng Sepakati Penyelesaian Lahan 78,24 Hektar di Waleh.

Daerah

Beredar Flayer Tolak Peserta Luar Daerah di MTQ Halmahera Tengah 2026 Jadi Sorotan.

Daerah

Akibat Mabuk, Pelaku Tak Dikenal Aniaya Warga Nusliko Pakai Sejata Tajam (Parang).

Daerah

Taman Pengkajian Ilmu Al-quran Laduna Ilma Indonesia Kabupaten Halmahera Tengah Qurban 2 Ekor Sapi.

Daerah

Penjabat Bupati Yang Dikenal Dengan Sapaan Akrab IMS, Bakal Meresmikan Pelayanan Disdukcapil.

Daerah

Jalan Sif–Patani Berlumpur, Warga Datangi Mess Salah Satu Perusahaan.

Daerah

Disinyalir, Uang Rakyat Rp1,4 Miliar Ambruk Bersama Proyek Drainase di Halmahera Tengah.

You cannot copy content of this page