Sabtu, 26 April 2025. 20:03 WIT.
HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID — Kawasan wisata Bokimaruru mendadak mencekam setelah seorang pria bernama Sahrun melakukan tindakan brutal pada Sabtu, 26 April 2025. Menggunakan sebilah parang, Sahrun membabi buta merusak sejumlah fasilitas, yakni 3 (tiga) buah perahu karet, 3 (tiga) buah kursi plastik, 1 (satu) buah payung besar, serta merusak ranting-ranting pohon di area wisata tersebut.

Dari hasil pemeriksaan saksi Rufandi Ali oleh pihak Polres Halmahera Tengah, diketahui bahwa Sahrun tidak hanya melakukan perusakan, tetapi juga mengancam keselamatan pengelola wisata, saudari Saleha Muhdar, serta dua orang lainnya yang saat itu berada di lokasi.

Dengan nada kasar, Sahrun mengusir mereka sambil mengancam akan “memotong” siapa saja yang tidak segera meninggalkan tempat, dan bahkan menyatakan niat untuk membakar seluruh warung yang ada di kawasan wisata Bokimaruru.

“Sahrun juga mengancam akan membakar semua warung yang ada,” ungkap Rufandi Ali dalam keterangannya kepada penyidik pembantu.
Sementara itu, salah satu penyidik pembantu saat dikonfirmasi Pers Tipikor id melalui pesan WhatsApp membenarkan bahwa laporan terkait aksi brutal tersebut telah diterima.
“Benar, sudah ada yang datang melapor karena merasa dirugikan. Laporan sudah kami terima tadi sekitar jam setengah 2 di Reskrim,” tegas penyidik.
Saat ini, kasus tersebut sudah ditangan pihak Polres Halmahera Tengah. (Editor: Rosa)

