Home / Daerah / Nasional / Regional

Senin, 9 September 2024 - 12:56 WIB

Pengadaan Peralatan Perbengkelan Wirausaha Masyarakat Bagi Tenaga Kerja Informal.

Senin, 09 September 2024.13:48 WIT

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Halmahera Tengah mendapatkan alokasi Pengadaan Peralatan Perbengkelan untuk Wirausaha Masyarakat bagi Tenaga Kerja informal Bidang Binapenta Disnakertrans Kabupaten Halmahera Tengah, oleh Disnakertrans Provinsi Maluku Utara Tahun Anggaran 2024.

Oplus_131072

Kepala Bidang (Kabid) Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi  Halmahera  Tengah (Halteng), Fauzan Anshari mengatakan, pengadaan peralatan ini setelah hasil konsultasi, komunikasi dan koordinasi yang intens bersama Kabid Binapenta Disnakertrans Provinsi Maluku Utara, dengan berbagai kelengkapan adminstrasi kelompok usaha, ujarnya.

Ia juga menjelaskan, semoga ini dapat membawa pengaruh positif, sehingga setiap kegiatan bisa lebih produktif yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga dan akan berdampak terhadap perekonomian dan pembangunan desa dan daerah.

Kata Kabid, Insha Allah ke depannya berkelanjutan serta dapat berguna bagi tenaga kerja informal kelompok usaha penerima manfaat, kami selalu mengupayakan anggaran dari semua sektor baik dari pusat dan Provinsi agar berguna bagi tenaga kerja informal di Kabupaten Halmahera Tengah. (Rosa).

READ  Proyek Pengerjaan Penimbunan Halaman Sekolah Terhenti Ada Apa.

Share :

Baca Juga

Daerah

Kejari Halteng Sosialisasikan Program Jaksa Garda Desa dan Aplikasi Jaksa Jaga Desa 2025.

Daerah

Satu Ton Tembaga Milik Perusahaan Raib, Muncul Dugaan Keterlibatan Sejumlah Oknum.

Daerah

Meriah, Polres Halmahera Tengah Gelar Car Free Day dan Senam Bersama Sambut HUT Bhayangkara ke-80.

Daerah

Diskors, Rapat Pleno KPU Halmahera Tengah.

Daerah

Jembatan Rp1,4 M Baru Dikerjakan, Sudah Rusak: Warga Geram, Bupati dan APH Diminta Tak Boleh Diam.

Daerah

Proyek Rp1,4 Miliar Dikerjakan CV Satu Gaki, Truk Tanpa Terpal Jadi Sorotan.

Daerah

Proyek Bronjong Dikerjakan Tanpa Identitas Proyek, Indikasi Penyimpangan Anggaran Menguat.

Daerah

Penyidik Polda Diminta Lirik Proyek Rp. 3.986 Miliar Kecamatan Weda Tengah.

You cannot copy content of this page