Home / Daerah / Nasional / Regional

Sabtu, 3 Agustus 2024 - 11:46 WIB

Pemda Halteng Diminta Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir.

Sabtu, 3 Agustus 2024.12:41WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR.ID.
Dengan kondisi musim penghujan yang melanda Kabupaten Halmahera Tengah, Provinsi Maluku Utara, diminta
menetapkan status tanggap darurat bencana.

Kata Wahyudin Muhsin atau sapaan Bayu yang juga sebagai anggota TKPSDA Provinsi Maluku Utara Periode  2024-2029, bahwa langkah ini penting kiranya wajib diambil untuk memaksimalkan langkah-langkah penanganan pascabencana banjir, ungkap

Menurutnya, langkah antisipasi sangalah penting, karena bencana banjir bisa mengakibatkan korban jiwa, kerugian harta benda dan rusaknya infrastruktur.

Lanjutnya, untuk mencegah kerusakan serta memperhatikan akibat dan dampak yang ditimbulkan, Wahyudin memandang perlunya adanya penetapan status tanggap darurat bencana banjir, harapnya.

“Maka perlu Pemerintah Daerah (Pemda) Halmahera Tengah tetapkan Keputusan  tentang penetapan status tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Halmahera Tengah, terkhusus Kecamatan Weda Tengah, Kecamatan Weda Utara  Kecamatan Weda Selatan dan Kecamatan Kecamatan lainnya, dan itu bisa menjadi payung hukum untuk penanganan, terangnya.

“Oleh karena sejauh ini kami belum melihat surat perintah penetapan tanggap darurat, dengan kondisi intensitas hujan tiap waktu, maka penting kiranya ini menjadi perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Halmahera Tengah, tutup Bayu. (Rosa).

READ  Belasan Miliaran Rupiah, Proyek Fisik Jalan Sif-Palo Tahun 2023 dan 2024 Disorot.

Share :

Baca Juga

Daerah

Seorang Sopir Truk Material di Weda Tantang Wartawan, Penggunaan Terpal Kembali Dipersoalkan.

Daerah

Dugaan Kuat Adanya Aliran Uang Mengalir ke Salah Satu Partai Politik

Daerah

Menuju Generasi Emas,Dinas Pendidikan Halmahera Tengah, Melalui Bidang PAUD, Gelar Kegiatan Cegah Stunting,

Daerah

“Jamaah PT Novavil di Halmahera Tengah Resah! Umrah Tak Pasti, Dana Belum Dikembalikan”.

Daerah

Diskors, Rapat Pleno KPU Halmahera Tengah.

Daerah

Penyertaan Modal Plaza Weda Rp71,5 M, Tak Ditemukan Perda Pengatur.

Daerah

Kabid Dikdas Resmi Tutup Bimtek Transisi PAUD ke SD.

Daerah

Proyek Normalisasi Kali SP2A Diduga Rugikan Negara, APH Turun Tangan.

You cannot copy content of this page