Home / Daerah / Hukrim / Nasional / Regional

Jumat, 26 Mei 2023 - 00:41 WIB

Pemda Halmahera Tengah Diminta Tegas Tindak Pedagang Nakal Yang Kian Mengila.

Jumat, 26 Mei 2023.01:21 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR-ID. Ditengah tekanan inflasi Pemkab Halmahera Tengah (Halteng) terus berkomitmen dan berupaya untuk mengendalikan inflasi dengan berbagai langkah strategis.

Bahkan Pemda gencar melakukan
pengendalian harga. Namun ada saja pedagang nakal yang tak tanggung-tanggung menaikan harga seenaknya dan semaunya saja.

Salah satunya yang terlihat pada postingan group jual beli Online Weda Lelilef, dengan Akun Shoope Lelilef Woebulen menjual minyak kelapa eceran minimal beli 5 liter 18000 per liter, beli 1 dos cuma 190.000 isi 12 liter, ugkap Zulkifli Peley salah satu masyarakat Desa Were.

Menurutnya, dari penetapan harga yang di posting oleh akun facebook Shoope Lelilef Woebulen ini telah menyalahi aturan sesuai dengan Surat Edaran (SE) dari Kementerian Perdagangan Nomor 3 Tahun 2023, tentang Pedoman Penjualan Minyak Goreng Rakyat dengan harga subsidi, bebernya.

Lebih jelas lagi, surat edaran yang dikeluarkan pada 6 Februari 2023 ini menyebutkan bahwa penjualan minyak goreng rakyat harus mematuhi harga Domestic Price Obligation (DPO) dan harga eceran tertinggi (HET) yakni Rp.14.000 per liter dan minyak curah Rp.15.500 per kilogram.
Bayangkan berapa banyak keuntungan pedagang sesuai dengan postingan tersebut.

Olehnya itu, untuk menjaga stabilitas harga dan stok bahan pokok di Kabupaten Halmahera Tengah, Pemerintah Daerah dibawah kepemimpinan Penjabat Bupati Ir. Ikram Malan Sangadji diharapkan tegas terhadap pedagang nakal, harapnya.

Lanjutnya, bagaimana salah satu program prioritas Penjabat Bupati tentang pengentasan kemiskinan tersebut bisa berjalan sesuai dengan harapan, kalau daya jual pedagang kian mengila hingga mencekik masyarakat. OPD terkait harus bisa jeli dalam melihat hal ini, agar program prioritas yang telah dicanangkan bisa sesuai terget, tutupnya. (Rosa).

READ  Papan Proyek Hilang, DPRD Halteng Diduga Kehilangan Nyali.

Share :

Baca Juga

Daerah

“Uang Negara Rp4,3 Miliar Habis, Jalan Hanya 38,96% Selesai, APH Tak Boleh Tutup Mata”.

Daerah

Akhir Ceritra Jembatan Kali Woyobonoi, Diduga Adanya Penyimpangan, APH Diminta Usut.

Daerah

Sejumlah Pegawai Resah, Uang Perjalanan Dinas Tidak Sesuai Penetapan.

Daerah

Orang Tua Korban KDRT, Tak Puas Dengan Putusan Persidangan Kode Etik.

Daerah

Polres Halmahera Tengah Berbagi Takjil di Desa Fidijaya, Wujud Kepedulian di Bulan Ramadan

Daerah

Waka Polres Halteng Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Kie Raha 2024.

Daerah

Pertemuan Bersama Wakil Bupati dan Putra Sian Arimawa di Tengah Sengketa Pilkades Fritu, Netralitas Panitia dan BPD Dipertanyakan.

Daerah

Drainase Diduga Jadi Biang Kerok, Pagar Proyek 2022 di Halteng Rusak di Sejumlah Titik.

You cannot copy content of this page