Home / Daerah / Nasional / Regional

Senin, 25 Agustus 2025 - 15:42 WIB

Proyek Rp 4,993 Miliar di Weda Ambruk, Garis Hitam-Kuning Dipasang, Asal-Usulnya Misterius.

Senin, 25 Agustus 2025 .16:38 WIT

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Proyek pembangunan turap beton di pemukiman Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten Halmahera Tengah, bernilai Rp 4.993.000.000,00 yang dikerjakan CV Namly Sejati melalui APBD-P 2024, kini hancur meski baru rampung beberapa bulan lalu.

Di lokasi kerusakan, terbentang pita hitam-kuning bergaris miring yang sekilas menyerupai police line. Namun pita itu tidak memuat tulisan resmi “GARIS POLISI”. Hingga kini belum jelas siapa yang memasangnya—apakah Dinas PUPR, kontraktor, atau aparat penegak hukum (APH). Keberadaan pita itu justru menambah misteri di balik ambruknya proyek bernilai miliaran tersebut.

Seorang warga menilai, kerusakan ini bukan disebabkan faktor alam. “Jelas karena pemadatan yang tidak maksimal. Bahkan, tidak terlihat adanya besi pengikat lantai seperti seharusnya. Uang rakyat ikut ambruk bersama proyek ini,” ungkap warga yang enggan disebutkan namanya.

Padahal papan proyek mencantumkan nama konsultan pengawas, CV Texture Konsultan. Namun, fakta di lapangan menunjukkan fungsi pengawasan seolah hanya formalitas. Hancurnya turap sebelum genap setahun menjadi bukti kelalaian serius dan indikasi penyimpangan dari RAB.

Kasus ini menjadi alarm keras bagi Pemkab Halteng dan DPRD. Setiap rupiah APBD semestinya dikawal ketat, bukan dihamburkan lewat pekerjaan asal-asalan. Masyarakat kini menuntut audit menyeluruh, mencakup kontrak, metode kerja, kualitas material, hingga peran konsultan pengawas.

Kegagalan proyek turap Weda tak sekadar menimbulkan kerugian negara, tetapi juga menampar kredibilitas pemerintah daerah dan legislatif. Tanpa langkah tegas, proyek publik berisiko terus menjadi kuburan uang rakyat.

Sampai dengan saat ini, Pers Tipikor.id masih menelusuri terkait pihak yang memasang pita hitam-kuning di lokasi proyek. (Editor: Rosa).

READ  Pengrusakan Baliho Elang - Rahim di Patani Barat ; IMS - ADIL Merobek Marwah Demokrasi.

Share :

Baca Juga

Daerah

Masyarakat Desa Gaifoli Menderita Disaat Turun Hujan.

Daerah

Hasil Evaluasi Itjen Kemendagri, Bukan Ajimat, Pj Bupati Diminta Transparan.

Daerah

“Targetkan Kemenangan, Markas Juang HAS Malut, Kota Weda Dibentuk”.

Daerah

Menuju Parlemen, 7 Srikandi PKB Optimis Mutlak Raih Kursi Di Pilcaleg DPRD Halmahera Tengah.

Daerah

Desak Tuntaskan Kasus Korupsi, LPP Tipikor Malut Gelar Aksi di Depan Ditreskrimsus Polda Malut.

Daerah

Paket Pekerjaan Proyek Dengan Nilai Rp.103.011.391.036,04,-Wajib Dikawal.

Daerah

“FPTI Maluku Utara Gaspol! Roadshow Konsolidasi Panjat Tebing di Bumi Fagogoru”.

Daerah

Menakar Keadilan Upah, Ribuan Anggota SPKEP SPSI Weda Bay Project Dukung Ketua PC SPSI Halteng Jelang Penetapan UMK 2026.

You cannot copy content of this page