Home / Daerah / Nasional / Regional

Jumat, 3 April 2026 - 23:38 WIB

Ketua Umum KKF JaBoDeTaBek Imbau Warga Pegang Falsafah Fagogoru, Jangan Mudah Terprovokasi.

Sabtu, 4 April 2026. 00:35 WIT.

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Ketua Umum Kerukunan Keluarga Fagogoru (KKF) JaBoDeTaBek, Drs. Rizal Kapita, M.Si., mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Halmahera Tengah untuk tetap berpegang teguh pada nilai-nilai falsafah Fagogoru sebagai dasar dalam menjaga persatuan dan kedamaian di tengah kehidupan sosial.

Imbauan tersebut disampaikan Rizal Kapita melalui pesan WhatsApp kepada Pers Tipikor.id. Ia menegaskan bahwa dalam situasi apa pun, masyarakat Halmahera Tengah harus menjadikan Fagogoru sebagai pedoman hidup, terutama dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar.

Menurutnya, nilai utama dalam Fagogoru adalah Ngaku re Rasai, yakni falsafah yang menekankan persaudaraan yang erat serta rasa empati yang mendalam antar sesama. Dalam nilai ini, setiap individu diajarkan untuk saling mengakui sebagai saudara dan saling merasakan apa yang dialami orang lain.

“Ngaku re Rasa, mengandung makna bahwa ketika satu orang merasakan kesusahan, maka yang lain juga ikut merasakan. Inilah dasar kuat dari solidaritas dan kebersamaan masyarakat Halmahera Tengah,” ujarnya.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa Fagogoru juga mengandung nilai Budi re Bahasa, yang menekankan pentingnya budi pekerti luhur serta tutur kata yang santun dalam kehidupan sehari-hari. Nilai ini menjadi fondasi dalam membangun komunikasi yang harmonis di tengah masyarakat.

Tak hanya itu, terdapat pula nilai Sopan re Hormat, yang mengajarkan pentingnya menjunjung tinggi kesopanan serta saling menghormati antar sesama, tanpa memandang latar belakang.

Kemudian, nilai Mtat re Meimoi juga menjadi bagian penting dalam Fagogoru, yang menggambarkan semangat kebersamaan, persatuan, serta saling menjaga dalam kehidupan bermasyarakat.

Rizal Kapita menegaskan, sebagai bagian dari keluarga besar Fagogoru, masyarakat Halmahera Tengah harus mampu menjaga nilai-nilai tersebut dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang dapat memecah belah persaudaraan.

READ  Reses di Sagea–Kiya, Nofiyanti Anwar Gelar Cek Kesehatan Gratis hingga Berbagi Bingkisan untuk Lansia Janda.

“Sebagai putra Fagogoru, kami meminta seluruh keluarga besar Fagogoru di Halmahera Tengah agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh segala hal yang berpotensi merusak persatuan,” tegasnya.

Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat rasa kebersamaan, saling menjaga, serta mengedepankan nilai-nilai luhur Fagogoru demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di Halmahera Tengah.

(Editor: Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Mendadak Listrik Padam, Janji Mantan Pj Bupati Terkait Pengalihan Pemasangan Listrik ke PT. IWIP Dipertanyakan.

Daerah

Selain Tidak Ada Papan Informasi, Proyek Ini Diduga Milik Oknum ASN.

Daerah

Soroti Pekerjaan Hotmix Kota Weda, Ketua DPD Perindo Ultimatum Dinas: Jangan Main-Main dengan Uang Rakyat!

Daerah

FSBPI Desak DPRD Malut Bahas Raperda Ketenagakerjaan Secara Terbuka: “Suara Buruh Bukan Formalitas!”.

Daerah

“Pemindahan Limbah B3 Oli dari KM Cantika 10 C ke Truk Fuso Disorot, Pengawasan Pelabuhan Dipertanyakan”.

Daerah

Menuju Ternate, PBSI Halteng Turunkan 15 Pasangan Atlet, di Piala Gubernur 2025.

Daerah

Belajar dari Kota Ternate, Pimpinan DPRD Halteng Siapkan Strategi Baru untuk Pengembangan Olahraga

Daerah

Proyek Drainase Maliforo Dinilai Janggal: Titik Ambruk Justru Dibiarkan.

You cannot copy content of this page