Home / Daerah / Nasional / Regional

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:29 WIB

Ketidakhadiran Camat dan Panitia Kecamatan Picu Tanda Tanya di RDP Pilkades Fritu.

Kamis, 4 Juni 2026. 01:28 WIT.

HALTENG, PERS TIPIKOR.ID – Ketidakhadiran Camat Weda Utara dan Panitia Kecamatan Weda Utara dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kabupaten Halmahera Tengah yang membahas sengketa Pilkades Fritu memunculkan sejumlah tanda tanya.

RDP yang digelar pada Selasa (2/6) dan Rabu (3/6/2026) tersebut merupakan forum resmi DPRD untuk meminta klarifikasi dari seluruh pihak terkait pelaksanaan Pilkades di sejumlah desa, termasuk Desa Fritu, Kecamatan Weda Utara.

Namun, pada tahap krusial RDP yang telah memasuki hari penentuan untuk menghasilkan rekomendasi Komisi I DPRD, Camat Weda Utara dan Panitia Kecamatan Weda Utara justru tidak hadir. Padahal, pada RDP sebelumnya (2/6/2026), pihak kecamatan tersebut sempat hadir dan mengikuti jalannya pembahasan.

Ketidakhadiran pada tahap akhir pembahasan itu menjadi sorotan serius, mengingat masih terdapat sejumlah pertanyaan penting dalam forum yang belum memperoleh penjelasan langsung dari pihak kecamatan.

Sementara itu, Panitia Kecamatan Patani Timur tetap hadir dan memberikan penjelasan dalam forum RDP bersama unsur pemerintah daerah, yakni Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD).

Dalam forum tersebut, Sekretaris panitia Pilkades Desa Fritu tetap diminta memberikan keterangan terkait proses pelaksanaan Pilkades. Sekretaris Panitia Pilkades Fritu, Frans Bafa, menyampaikan sejumlah hal yang menurutnya tidak berjalan sesuai tahapan sebagaimana mestinya.

Sorotan utama muncul dari keterangan Matius Padene, anggota Panitia Pilkades Fritu, yang menyinggung proses penyusunan berita acara hasil Pilkades. Ia menyebut adanya penyampaian dari pihak camat bahwa berita acara hasil Pilkades nantinya akan dibuat di tingkat kecamatan.

Pernyataan tersebut langsung menjadi perhatian peserta rapat karena menyangkut dokumen administrasi penting yang menjadi dasar penetapan hasil Pilkades, sehingga memunculkan pertanyaan terkait mekanisme serta legalitas proses tersebut.

READ  Purna Ningsih Ishak, Buka Kegiatan Pembelajaran Kepala Sekolah di Banemo.

Camat Weda Utara yang dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp hingga berita ini dipublikasikan Pers Tipikor.id belum mendapatkan keterangan terkait alasan ketidakhadirannya dalam RDP tersebut.

Publik kini menantikan tindak lanjut rekomendasi DPRD. (Editor: Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Babinsa Damuli Serda Mudakir Bakar, Giat Komunikasi Sosial (Komsos).

Daerah

Proyek Air Bersih Tak Beres, Diduga Kontraktor Tinggalkan Kado Akhir Buat Mantan Pj Bupati.

Daerah

Siap Dedikasikan Diri sebagai Calon Kepala Desa Were di Pemilihan Mei 2025.

Nasional

Napak Tilas Politik Ali Yasin Ali, MM: Plt Gunernur Maluku Utara

Daerah

Soroti Baliho Mantan Pj. Bupati Ikram M Sangaji, Kominfo, Satpol PP, Kesbangpol Dan Jangan Diam.

Daerah

MARAKNYA PROYEK TANPA PAPAN INFORMASI, DPRD ENTAH KEMANA.

Daerah

Rp.7 Miliar Lenyap di Jalan? Trotoar Kota Weda Dirusak Waktu.

Daerah

Diduga Kuat, Kapal Ini Mengangkut BBM Ilegal.

You cannot copy content of this page