Home / Daerah / Hukrim / Nasional / Regional

Jumat, 28 Juli 2023 - 21:34 WIB

KASUS PENGEROYOKAN DAN PENIKAMAN BERUJUNG MAUT.

Jumat, 28 Juli 2023. 22:26 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR-ID.
Kasus pengeroyokan dan penikaman dengan mengunakan senjata tajam (Sajam) kembali hebohkan masyarakat Desa Woebulen Kecamatan Weda Tengah.

Kejadian ini terjadi pada hari Jumat 28/7/2023, sekitar pukul 01:30 WIT, hal ini mengakibatkan salah satu korban korban meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan saksi yang berhasil di himpun ketua tim investigasi Perskpktipikor. Com Hendro Said Gege, adapun identitas Korban, Pelaku dan Saksi adalah sebagai berikut:

  1. Nama korban LAODE IRFAN
    umur 19 Tahun, agama Islam,
    Pekerjaan Karyawan PT Iwip dengan alamat Desa Woebulen Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah.
  2. Nama pelaku, Asis, umur 24 tahun, agama islam,pekerjaan Karyawan PT Iwip, alamat Desa Woebulen Kecamatan Weda Tengah Kabupaten Halmahera Tengah.
  3. Nama pelaku, Wiwin Pratama umur 25 Tahun, agama islam, pekerjaan Karyawan PT Iwip, alamat KTP Desa Soreang Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa/Desa Lelilef Woebulen.
  4. Saksi Malfin saputra, umur 21 tahun, agama islam pekerjaan tidak ada, alamat Desa Woebulen.

Berikut ini keterangan saksi A.n. Marvin Saputra adalah ketika itu saksi bersama korban sedang main game di kos-kosan korban, kemudian korban keluar dan menuju ke warung milik orang tuanya untuk untuk mengambil kue, setelah itu saksi A.n Marvin Saputra mendengar suara kendaraan yang di kendarai oleh pelaku terjatuh, sehingga saksi keluar di depan kos dan melihat keributan antara pelaku dengan sekelompok masyarakat yang berada di lokasi sekitar pelaku terjatuh, bebernya menuturkan sesuai keterangan saksi.

Setelah terjadi keributan pelaku bersama temannya meninggalkan lokasi tersebut, kemudian berselang beberapa saat kemudian pelaku balik ke tempat kejadian dan menghampiri korban dan saksi yang masih berada di lokasi tersebut dan mengatakan bahwa korban yang memukul pelaku, tetapi korban dan saksi mengatakan bahwa bukan mereka yang melakukan pemukulan sehingga terjadi adu mulut antara pelaku, dan korban.

READ  Sekda dan Ketua DPRD Halmahera Tengah Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Kieraha 2025.

Hal ini, sehingga berujung terjadi perkelahian dimana pelaku bersama satu temannya melakukan pengeroyokan terhadap korban, pada saat terjadi pengeroyokan, saksi melihat pelaku mencabut pisau dari pinggangnya sehingga saksi datang membantu korban dengan memukul pelaku bersama temannya dan bersamaan itu saksi melihat pelaku mengejar korban dan melakukan penikaman terhadap korban sehingga korban mengalamai luka tusuk di bagian perut dan dada korban, bebernya sesuai pernyataan saksi.

Kemudian setelah melakukan penikaman pelaku dan temanya melarikan diri, korban kemudian dilarikan ke Puskesmas Desa Lelilef untuk mendapatkan perawatan, dikarenakan kondisi korban sudah kritis sehingga korban meninggal dunia. (Rosa).

Share :

Baca Juga

Daerah

Mengungkap Fakta Mengejutkan pada Empat Sampul Surat Suara Pilkades Fritu.

Daerah

Tekan Angka Laka, Sat Lantas Polres Halteng Pasang Imbauan di Tabalik.

Daerah

“Kowil Bidang Pendidikan Kecamatan Weda Utara, Jauh Dari Kata Sinegritas  Dalam Konteks  Kinerja”.

Daerah

“Rp 7,604,910,219 Salah Klasifikasi Anggaran Lintas OPD — Indikasi Pola Penganggaran Seragam Terungkap”

Daerah

Diduga Terkepung Sejumlah Proyek Mangkrak, Halteng Butuh Keseriusan APH.

Daerah

Lima Orang Saksi Pengeroyokan Telah Diperiksa Oleh Pihak Polres.

Daerah

Pemborosan APBD Menggila Di Kabupaten Halmahera Tengah, Menjadi Temuan BPK

Daerah

Bukti Digital Terkuak: Chat Internal Panitia Pilkades Fritu Diduga Atur Keseragaman Keterangan.

You cannot copy content of this page