Home / Daerah / Nasional / Regional

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:04 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan di Lelilef Sawai Dilaporkan ke Polisi, Korban Tuntut Keadilan.

Selasa, 21 Juli 2026.21:05 WIT

HAL-TENG, PERS TIPIKOR.ID – Seorang karyawan swasta asal Desa Sagea, Kecamatan Weda Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan yang dialaminya ke Polres Halmahera Tengah.Korban, Supardi Man (32), resmi membuat laporan pada Selasa (21/07/2026) sekitar pukul 14: 30 WIT. Usai menjalani pemeriksaan di Polres Halmahera Tengah, ia menerima Surat Tanda Penerimaan Laporan (STTPL) Nomor: STTPL/B/106/VII/2026/RES HALTENG/SPKT.

Didampingi kerabatnya, Supardi menjelaskan kronologi kejadian kepada sejumlah wartawan. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (19/07/2026) sekitar pukul 04.30 WIT di depan sebuah tempat biliar di Desa Lelilef Sawai, Kecamatan Weda Tengah.

Menurut pengakuan korban, insiden bermula ketika dirinya hendak memarkirkan sepeda motor untuk membeli kebutuhan di sebuah kios. Saat itu, kakinya tanpa sengaja menyenggol kaki seorang perempuan.

“Saat itu perempuan itu bertanya, ‘Kenapa injak saya p kaki?’. Saya langsung menjawab baik-baik dan mengatakan, ‘Kalau memang saya menginjak, saya minta maaf’. Tapi dia malah langsung berteriak hingga anaknya keluar,” ujar Supardi.

Korban mengaku, teriakan tersebut kemudian memancing sejumlah anggota keluarga perempuan itu keluar dari rumah. Menurutnya, tanpa terlebih dahulu mengklarifikasi persoalan maupun mengindahkan permintaan maaf yang telah disampaikan, dirinya langsung menjadi sasaran dugaan penganiayaan oleh beberapa orang.

Akibat kejadian itu, Supardi mengalami sejumlah luka fisik serta trauma psikologis. Merasa dirugikan, ia memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Halmahera Tengah.

Melalui laporan tersebut, korban berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas perkara yang dilaporkannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku serta memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak.

Hingga berita ini diterbitkan, Pers Tipikor.id masih berupaya mengonfirmasi Kepala Pemuda Desa Lelilef Sawai maupun pihak-pihak yang disebut dalam laporan tersebut untuk memperoleh keterangan dan sudut pandang yang berimbang. Apabila terdapat tanggapan atau klarifikasi, redaksi akan memuatnya pada pemberitaan selanjutnya.(Editor: Rosa).

READ  Perbedaan Usulan UMK Halmahera Tengah 2026 Picu Ancaman Aksi Buruh Lanjutan.

Share :

Baca Juga

Daerah

Pembangunan Rumah Dinas Tak Ada Ring Balok, Dinas Terkait Diminta Awasi Kontraktor Dadakan Jelang Pilkada.

Daerah

Polres Halteng Tingkatkan Pengamanan Gudang Logistik  KPU Halteng di Pilkada 2024.

Daerah

Pengadaan USG 2 Dimensi Puskesmas Dipertanyakan.

Ekonomi

PENJABAT BUPATI, DITANTANG AUDIT INVESTIGASI PROYEK ISLAMIC CENTER.

Daerah

Sedek Arbaben Beri Klarifikasi atas Laporan Dugaan Penganiayaan yang Ditangani Polres Halteng.

Daerah

Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Gelar Kegiatan Peningkatan Kualitas Mutu Satuan PAUD.

Daerah

Darah Fagogoru Mengalir di Balik Toga: Abang Imo Resmi Jadi Penjaga Keadilan.

Daerah

Pj Bupati Tak Bernyali Inspeksi Proyek Islamic Center.

You cannot copy content of this page