Home / Daerah / Hukrim / Nasional / Regional

Senin, 6 Februari 2023 - 15:51 WIB

Eksavator Mini Milik Dinas Pertanian Diduga Terlantar, Penjabat Bupati Harus Evaluasi Kadis Pertanian.

Senin, 6 Februari 2023.16:43 WIT.

HAL-TENG PERS TIPIKOR-ID.
Eksavator mini milik Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Tengah yang merupakan bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk pengolahan lahan pertanian dan perkebunan
tersebut diduga dibiarkan rusakdan terlantar.

Seharusnya eksavator tersebut menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dan kalau rusak seharusnya juga di perbaiki dengan anggaran operasionalnya.

Pantauan Pers Tipikor-Id. Eksavator bantuan APBN tersebut saat ini berada di Kecamatan Weda Selatan, diduga di biarkan terlantar karena rusak, ungkap salah satu Warga yang enggan namanya di sebutkan.

Dikatakan, ekasavator itu sekarang rusak dan sudah mulai ada rumput yang naik dan melingkarinya. Seharusnya eksavator yang dihibahkan untuk Pemkab Halmahera Tengah dan atau  ke dinas Pertanian tersebut bisa di fungsikan, namun hal tersebut terbalik, kesal warga tersebut.

Bahkan ada beberapa peralatan pertanian juga diduga mulai rusak tapi hal ini juga tidak hiraukan.

Padahal, apabila eksavator tersebut di pakai kerja proyek pihak ketiga hal tersebut diduga disetorkan ke dinas. Contohnya ketika alat itu bekerja dan mendapatkan hasil Rp.15 juta, untuk kantor 5 juta alat 5 juta operator 5 juta, bebernya.

Olehnya itu, kepada Penjabat Bupati Halmahera Tengah, Ir Ikram Malan Sangadji kami meminta segera evaluasi kinerja kadis Pertanian Halmahera Tengah Yusmar Ohorella, tegasnya. (Rosa).

READ  Anggaran Sekretariat DPRD Melejit Jadi Rp37 Miliar, Belanja Alat dan Mesin Naik 1.000 Persen dalam Setahun.

Share :

Baca Juga

Daerah

FPTI Provinsi Maluku Utar Gelar Rapat Konsolidasi di Kafe 90 Derajat, Bahas Program Kerja dan Penguatan Organisasi.

Daerah

Pihak Kejati Dan Polda Malut, Diminta Periksa Sejumlah Kadis DPKP.

Daerah

Mantan Camat dan Sekretaris Panwaslu Weda Timur Diduga Ikut Kampanye Paslon IMS-ADIL.

Daerah

66 Calon Haji Halmahera Tengah Diberangkatkan, Bupati Pimpin Pelepasan.

Daerah

Proyek Rp20 Miliar Rusak, Kejati Malut Diuji: Berani Usut atau Diam?.

Daerah

Proyek Pengerjaan Penimbunan Halaman Sekolah Terhenti Ada Apa.

Daerah

Proyek Drainase Maliforo Dinilai Janggal: Titik Ambruk Justru Dibiarkan.

Daerah

Tuntut Hak Lahan dan Kontrak Kerja, Sejumlah Warga Sagea-Kiya Kompak Hentikan Aktivitas PT MAI.

You cannot copy content of this page